Kompas.com - 10/06/2015, 04:08 WIB
Ilustrasi pemerkosaan. Ilustrasi pemerkosaan.
|
EditorHindra Liauw
SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Seorang ayah di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, tega menjadikan putri kandungnya sebagai budak seks selama tiga tahun. Aksi ini dilakukan JA (41) dengan alasan tuntutan ilmu hitam yang dipelajarinya.

Bocah tersebut, BA (15), masih duduk di kelas dua SMP. Selama tiga tahun lamanya, BA mengaku selalu dibujuk sang ayah untuk berhubungan layaknya suami istri. Aksi ini dilakukan JA terhadap putrinya saat pulang sekolah dan istrinya sedang bepergian keluar.

BA mengaku, perbuatan ayahnya bahkan pernah disaksikan kakaknya. Namun karena takut ayahnya marah, sang kakak cuma bisa bungkam. Selain kakak korban, perbuatan biadab itu juga sudah diketahui ibu korban. Juga karena takut, ibu korban hanya diam saja.

Perbuatan bejat JA akhirnya terbongkar setelah BA bercerita kepada gurunya di sekolah. Lantas, guru BA pun melaporkan hal itu kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Simalungun.

Pada Selasa (9/6/2015), KPAI Kabupaten Simalungun langsung membuat laporan ke Polres Simalungun. Malam harinya, JA yang kesehariannya sebagai petani itu ditangkap personel Polres Simalungun dari kediamannya. Di hadapan petugas, JA mengakui perbuatannya.

Dia mengaku aksi itu dia lakukan karena tuntutan ilmu pelaris dan pemudah rezeki yang dia pelajari dari Kota Medan. Perbuatan diakui JA pertama kali dia lakukan di kediamannya di Desa Bah Liran, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun pada 2012 lalu.

"Saya baru tiga kali menyetubuhi putri saya," katanya.

Terungkap, JA selain mencabuli putri keduanya itu, juga pernah akan mencoba memperkosa putri pertamanya. "Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," kata Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Satria, saat memberikan keterangan di Aspol Polres Simalungun Jalan Asahan, Pematangsiantar, Selasa (9/6/2015) malam.

Sementara, usai diperiksa di Aspol Jalan Asahan Pematangsiantar, JA kemudian dibawa ke Mapolres Simalungun di Pematang Raya untuk menjalani proses hukum selanjutnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.