Kompas.com - 10/06/2015, 01:37 WIB
Papan nama Jalan Pasar Kembang di ujung Jalan Malioboro, Yogyakarta. KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTOPapan nama Jalan Pasar Kembang di ujung Jalan Malioboro, Yogyakarta.
|
EditorHindra Liauw
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pekerja seks komersial (PSK) di Sarkem terus berkurang setiap tahunnya. Bahkan, beberapa di antaranya telah meninggalkan profesinya dan sukses berwiraswasta.

"Jumlahnya memang terus berkurang. Kesepakatannya tidak memperbolehkan memasukan "mba-mba" (PSK) dari luar lagi," ujar Sarjono ketua RW 3 Sosrowijayan Kulon Kota Yogyakarta saat ditemui Kompas.com di lokasi pengajian, Selasa (09/06/2015) malam.

Sarjono menuturkan, pada tahun 2005, PSK yang berada di sarkem mencapai 500 orang. Pada tahun 2014, jumlahnya menurun menjadi 260 orang. Saat ini yang berada di dalam tinggal 90 orang.

"Mereka ada yang dari jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat," ucapnya.

Biasanya, lanjutnya, saat puasa atau Lebaran, para PSK pulang ke kampungnya masing-masing. Sebagian dari mereka pun lantas tidak kembali lagi ke Sarkem. Beberapa di antaranya juga telah keluar dari profesinya dan membuka usaha jahitan di kampung halamanya. Usaha yang dirintis itu pun kini telah berkembang. Bahkan mereka sudah memiliki karyawan lebih dari dua orang.

"Kan ada pendampingan, lalu kita usulkan ke pemkot untuk memberikan bantuan berupa mesin jahit. Mereka memberi kabar saya sekarang sukses, sudah punya karyawan 3 sampai 4 orang," tandasnya.

Namun demikian, imbuhnya, ada juga bantuan mesin jahit yang oleh satu dua PSK tidak digunakan untuk usaha dan malah dijual. Menurutnya, untuk memberikan pencerahan dan pendalaman soal agama, pengajian rutin digelar setiap bulan.

Seperti yang dilakukan Selasa (09/06/2015) malam tadi. Kehadiran Gus Miftah dalam pengajian diharapkan mampu memberikan solusi bagi mereka.

"Setiap bulan akan rutin diadakan. Harapnya warga serta "mba-mba" (PSK Sarkem) semakin taat beribadah dan mendapat pencerahan. Mereka juga senang, Gus Miftah menyampaikan pesan-pesan agama dengan santai dan ceria," pungkasnya. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.