Peduli Bocah Angeline, Brosur Disebar di Seputar Kota Denpasar

Kompas.com - 03/06/2015, 16:41 WIB
Penyebaran brosur KOMPAS.com/SRI LESTARIPenyebaran brosur
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com — Sebagai bentuk kepedulian terhadap Angelina (8) yang hilang sejak Sabtu, 16 Mei 2015, banyak upaya yang telah dilakukan, salah satunya dengan menyebar brosur pencarian. Brosur disebar dan diberikan kepada pengguna jalan raya di seputar Kota Denpasar.

"Banyak yang terlibat dari NGO, pihak sekolah, dan lapisan masyarakat. Yang paling penting adalah segera ditemukan Angeline dalam kondisi apa pun. Demi menyelamatkan Angeline dalam kondisi apa pun," kata Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, Denpasar, Rabu (3/6/2015).

Arist juga menyampaikan, kedatangannya dalam rangka memberikan dukungan terhadap beberapa LSM yang peduli tentang Angeline yang dinyatakan hilang lebih dari sepekan.

Penyebaran brosur juga mendapat sambutan antusias dari beberapa awak media dengan ikut menyebar dan memberikannya kepada masyarakat yang ditemui. "Kita media juga relawan. Tidak hanya bisa menulis kasusnya, tetapi juga harus peduli dengan kondisi yang ada. Kita mendukung acara ini agar Angeline cepat ditemukan," kata Rio, salah satu wartawan di Bali.

Angeline hilang di sekitar rumahnya Jalan Sedap Malam, Denpasar, yang selama ini hidup dengan ibu angkatnya bernama Tely Margareth. Tely mengadopsinya sejak usia tiga hari. Acara penyebaran brosur juga mendapat dukungan dari Kapolda Bali Irjen Ronny Franky Sompie.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalani 'Rapid Test' Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Jalani "Rapid Test" Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Regional
Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Regional
Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Regional
Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Regional
Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Regional
Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Regional
Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Regional
Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Regional
Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Regional
Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Regional
Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Regional
Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Regional
Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Regional
Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X