Cuma 2 Menit, Apa Isi Sabda Raja dari Sri Sultan HBX?

Kompas.com - 05/05/2015, 12:35 WIB
KOMPAS.com/ wijaya kusuma Para abdi dalem saat keluar dari Siti Hinggil keraton
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar pukul 11.00 WIB, Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali mengeluarkan Sabda Raja di Siti Hinggil Keraton Yogyakarta, Selasa (5/5/2015). Sabda Raja ini berisi satu poin, dan berlangsung sangat singkat, sekitar dua menit.

Seperti diberitakan sebelumnya, Keraton Yogyakarta sejak pagi ditutup untuk wisatawan. Para abdi dalem pun sejak pukul 09.00 WIB sudah terlihat berdatangan ke Bangsal Siti Hinggil.

Sekitar pukul 10.50 WIB, rombongan Sri Sultan menggunakan mobil dari Keraton Kilen mulai memasuki Bangsal Siti Hinggil. Sekitar pukul 11.18, rombongan Sri Sultan HB X pun tampak menyusul keluar menuju Keraton Kilen menggunakan mobil. "Hanya sekitar dua menit," ujar salah satu kerabat Keraton, KRT Yudhohadiningrat, saat ditemui Kompas.com di depan gerbang Keben Keraton.

Ketika dikonfirmasi apakah Sri Sultan mengeluarkan Sabda Raja, KRT Yudhohadiningrat membenarkan hal itu. Ia pun menuturkan, hanya ada satu poin yang disampaikan dalam Sabda Raja. Namun, ketika ditanya mengenai isi dari poin yang disampaikan dalam Sabda Raja, KRT Yudhohadiningrat enggan membeberkanya. "Biar disampaikan dalam jumpa pers. Besok kan akan ada jumpa pers," ujar dia.

Sementara itu, salah satu abdi dalem keraton yang bertugas di Masjid Panepen mengatakan, satu poin di Sabda Raja tadi adalah tentang penggantian nama GKR Pembayun menjadi GKR Mangkubumi.

Menurut Yudhohadiningrat, Sabda Raja dihadiri oleh kerabat keraton. Namun saudara laki-laki Sultan tidak ada yang hadir. "Saudara putri hadir. Gusti Hadi bilang dalam perjalanan, kalau Gusti Prabu tidak," ucap dia.

Kerabat Keraton yang terlihat hadir dari pengamatan di lokasi yaitu GKR Hemas, GKR Pembayun, KPH Wironegoro menantu Sultan, KRT Jayaningrat keponakan Sultan, KBPH Prabu Suryodilogo putra mahkota Pakualam, dan beberapa kerabat lainnya.

Seperti yang juga telah diberitakan, Kamis (30/4/2015) lalu, Sri Sultan mengeluarkan Sabda Raja yang berisi lima poin. Isi poin tersebut di antaranya terkait dengan pergantian nama dan penghapusan gelar.


EditorGlori K. Wadrianto

Close Ads X