Banjir Samarinda, Jalur Trans Kalimantan Macet Lima Kilometer

Kompas.com - 21/04/2015, 23:46 WIB
Banjir di Jalan DI Panjaitan Samarinda, yang merupakan jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Kaltim, Kalsel dan Kalimantan Utara KOMPAS.com / Gusti NaraBanjir di Jalan DI Panjaitan Samarinda, yang merupakan jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Kaltim, Kalsel dan Kalimantan Utara
|
EditorBayu Galih

SAMARINDA, KOMPAS.com - Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda dan sekitarnya sejak pagi hingga siang, Selasa (21/4/2015), membuat sejumlah ruas jalan terendam banjir selama 12 jam lebih. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan DI Panjaitan, Samarinda, Kalimantan Timur lumpuh.

Pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan kesulitan melewati genangan air. Kemacetan panjang pun terjadi di jalan yang masuk dalam jalan poros Samarinda-Bontang tersebut.

Jalan itu juga merupakan jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Karena di beberapa ruas jalan, banjir mencapai satu meter, hanya kendaraan tertentu yang bisa lewat.

Banyak kendaraan terutama roda dua yang mengalami mogok sehingga memilih jalur alternatif. Dikatakan petugas penanggulangan bencana, Ahmadsyah, banjir di Jalan Trans Kalimantan itu menyebabkan kemacetan hingga lima kilometer. Bahkan dari arah Bontang, seluruh kendaraan roda empat padat merayap.

“Kalau untuk kemacetan saat ini yang dari Badak Samarinda sudah satu kilo lebih. Kalau dari Kota ke Kawasan Badak itu hanya sekitar hampir 200 meter. Kalau kemacetan cukup banyak, apalagi yang roda dua ini cukup banyak yang mogok di tengah jalan,” ujar Ahmadsyah.

Dijelaskan Ahmadsyah, kawasan tersebut memang merupakan langganan banjir yang kerap tenggelam usai hujan. Bahkan hujan gerimis pun mampu meninggalkan genangan hingga semata kaki. Jika banjir, pengguna jalan bisa menghabiskan waktu lebih dari dua jam baru bisa melintas.

Ali Khifdus, salah seorang pengguna jalan yang kebetulan melintas sudah terjebak selama dua jam di kawasan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sudah dua jam saya terjebak di sini. Macet sama sekali enggak bisa lewat. Saya mau ke kota, tapi sepertinya susah,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.