Kompas.com - 08/04/2015, 09:29 WIB
Satlantas Polres Jember, Jawa Timur, Rabu (8/4/2015), menggandeng seorang ustad dalam operasi simpatik. Pengendara roda dua yang melanggar lalu lintas, KOMPAS.com/AHMAD WINARNOSatlantas Polres Jember, Jawa Timur, Rabu (8/4/2015), menggandeng seorang ustad dalam operasi simpatik. Pengendara roda dua yang melanggar lalu lintas, "ditilang" dengan ceramah agama.
|
EditorGlori K. Wadrianto
JEMBER, KOMPAS.com — Ada yang berbeda saat pelaksanaan operasi rutin yang digelar Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Jember, Jawa Timur, Rabu (8/4/2015). Dalam operasi kali ini, polisi menggandeng seorang ustaz untuk memberikan ceramah agama terhadap pengendara kendaraan bermotor yang melanggar aturan lalu lintas.

"Bapak Ibu tahu, ketika Bapak Ibu sekalian melanggar aturan lalu lintas, itu sama saja dengan melanggar aturan agama. Sebab, di dalam Al Quran sudah jelas diperintahkan agar kita mematuhi, patuh terhadap Allah SWT, patuh terhadap Rasul, dan pemimpin," kata Ustaz Manshur di depan pelanggar lalu lintas.

Mereka pun tampak antusias dan mendengarkan dengan saksama apa yang disampaikan oleh Manshur. "Polisi dalam hal ini adalah kepanjangan dari pemerintah sehingga aturan lalu lintas yang dibuat adalah demi keselamatan Bapak Ibu semua. Jadi, tolong patuhi aturan lalu lintas ya," ujar Manshur.

Salah satu pelanggar lalu lintas, Siska, awalnya mengaku kaget karena jika melanggar lalu lintas ia langsung ditindak dengan surat tilang. "Kok ternyata diceramahi sama ustaz, ya kaget saya. Tetapi, bagus juga, karena ternyata saya baru tahu jika melanggar aturan lalu lintas sama saja dengan melanggar agama. Ya, habis ini enggak akan melanggar lagi," kata dia.

Sementara itu, Kanit Registrasi dan Identifikasi (KRI) Satlantas Polres Jember Inspektur Satu Andika mengaku bahwa kegiatan tersebut ialah dalam rangka kegiatan operasi simpatik yang digelar kepolisian. "Kami memang sengaja melibatkan tokoh agama karena harapan kami masyarakat bisa mendapatkan pencerahan tentang hukumnya melanggar aturan jika dilihat dari segi agama," kata dia.

Andika berharap, dengan pelibatan tokoh agama pada kegiatan operasi simpatik, hal itu akan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk selalu patuh terhadap aturan dan menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas.

Selama kegiatan operasi tersebut, total pengendara roda dua yang diberikan surat teguran tertulis sebanyak 200 orang dan surat tilang sebanyak 15 orang. "Untuk sementara, kita kasih surat teguran. Kalau melanggar lagi, pasti kami tindak tegas dengan surat tilang. Sementara untuk yang ditilang, karena membahayakan dan berpotensi menimbulkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, kita tindak tadi," kata Andika.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.