Kompas.com - 07/04/2015, 16:30 WIB
|
EditorCaroline Damanik

PROBOLINGGO, KOMPAS.com
 — Komplotan begal di Kota Probolinggo, Jawa Timur, dilumpuhkan petugas Polresta Probolinggo, Senin (6/4/2015) malam. Keempat begal yang masih remaja itu lalu dilarikan ke RSUD dr Moh Saleh karena luka tembak di bagian kaki dan paha.

Polisi "menghadiahi" timah panas kepada semua pelaku lantaran mencoba melawan saat hendak dibekuk. Mereka adalah Dian Sugianto (19), Abdul Karim (22), Abd Rohim (21), serta Eko Hermanto (22). Tiga nama pertama merupakan warga Kota Probolinggo, sedangkan nama terakhir merupakan warga Kabupaten Probolinggo.

Kapolresta Probolinggo AKPB Iwan Setiawan mengatakan, mereka merupakan kawanan begal sadis, bahkan tak jarang melukai korban dengan senjata tajam jenis celurit dan menakut-nakuti korbannya dengan menggunakan pistol jenis air softgun.

Modus pelaku awalnya memepet motor calon korbannya, kemudian mereka langsung mengancam lalu membacok korban dan langsung membawa kabur motor hasil rampasan.

"Dari hasil penyelidikan polisi, mereka telah melakukan pembegalan di enam lokasi berbeda. Terakhir, aksi komplotan ini terjadi di Jalan Mastrip Kota Probolinggo, sebelum aksinya diakhiri petugas. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu motor milik korban bernama Noviato, warga Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo," kata Iwan, Selasa (7/4/2015).

Saat ini, polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui. Adapun para pelaku yang tertangkap harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Probolinggo dan dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Penangkapan keempat begal itu membuat warga sedikit tenang. Munir, warga Kelurahan Sukabumi, Kota Probolinggo, mengaku waswas saat bepergian baik siang maupun malam karena begal terus mengancam. Terlebih lagi, peristiwa begal di Kota Probolinggo cukup marak.

"Jangankan malam saat jalanan sepi, siang hari saja ketika jalanan ramai, aksi begal kadang terjadi. Ini membuat warga resah. Tapi, setelah polisi terus berhasil menangkap begal, kami mulai tenang. Kami harap polisi terus memberantas begal," kata Munir.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita pistol jenis air softgun dari keempat pelaku begal sadis itu serta dua senjata tajam, dua motor pelaku, dan satu motor korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.