Warga Adat Tolak Investor Kelola Tambang Emas

Kompas.com - 02/04/2015, 19:22 WIB
|
EditorCaroline Damanik
AMBON, KOMPAS.com - Warga adat pemilik lahan di kawasan tambang emas Gunung Botak Desa Wamsait Kabupaten Buru, Maluku menolak rencana pemerintah daerah Kabupaten Buru untuk memberikan izin pengelolaan tambang kepada pihak investor.

Tujuh perwakilan warga adat dari suku asli Pulau Buru yang merupakan pemilik lahan di Gunung Botak mengungkapkan keberatannya jika kawasan tambang emas di Gunung Botak dikelola oleh investor.

“Investor mau masuk kalau tidak lewat saya akan saya tolak. Dan saya tidak mau tambang gunung botak dikelola investor,” ungkap Robo Nurlatu di Ambon, Kamis (2/3/2015) petang.

Dia mengaku, sejauh ini pemda Buru belum pernah sekali pun membicarakan hal tersebut dengan warga adat pemilik lahan. Padahal, lanjutnya, jika pemda berkeinginan agar investor mau mengelola kawasan gunung botak harusnya dikoordinasikan dengan warga adat pemilik lahan.


“Sehingga kami menginginkan agar Gunung Botak dijadikan tambang rakyat saja, jadi masyarakat yang kelola bukan investor,” kata Robo.

Roswel Nurlatu, warga lainnya, mengatakan belajar dari pengalaman Papua dan daerah lain di Indonesia, pengelolaan kawasan tambang oleh investor hanya membawa kesengsaraan bagi masyarakat setempat sehingga rencana Pemda untuk mendatangkan investor dalam rangka mengambil alih pengelolaan kawasan gunung botak perlu dipertimbangkan.

“Bukannya kita menolak namun belajar dari pengalaman kawasan tambang yang dikelola investor tidak mendatangkan manfaat bagi masyarakat,” kata Roswel.

Dia pun menegaskan jika pengelolaan tambang diambil alih oleh pihak investor harus ada jaminan sehingga masyarakat adat dapat merasakan manfaat dari kebijakan itu.

”Kalau masyarakat tidak sejahtera gimana,” ungkapnya.

Saat ini, masalah paling mendasar adalah pembuatan suatu keputusan dari pemerntah daerah harusnya mempertimbangkan hukum adat masyarakat setempat.

”Karena kawasan gunung botak itu milik masyarakat adat,” tambah Sea Tasijawa, warga lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Regional
Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Regional
Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Regional
Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Regional
Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X