Wasiat Sang Ibu, Ganjar Pranowo Diminta Tak Perkaya Diri

Kompas.com - 28/03/2015, 12:26 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/NAZAR NURDINGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih teringat betul dengan pesan ibunda Sri Suparni (76) sebelum dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa Sabtu (28/3/2015) dini hari tadi.

Wasiat ibunya, Ganjar tidak boleh menumpuk harta atau memperkaya diri serta menjalankan amanat rakyat. “Ibu bilang, kerjo ora gampang. Jangan mikir cepet sugih (kaya). Hat-hati,” ujar Ganjar menirukan wasiat ibunya, saat dihubungi siang ini.

Suparni juga berpesan agar Ganjar terus menjaga asa untuk melaksanakan kerja sebagai Gubernur. Ganjar diminta hati-hati dalam merumuskan sebuah kebijakan.

Selama Suparni dirawat di Rumah Sakit, Ganjar juga mengaku telah enam kali menjenguk sang ibu. Saat bertemu, ia hanya mengobrol ringan dan melepas rindu.

Suparni, kata Ganjar, saat sakit juga masih terus bersemangat. "Ini keenam kalinya saya menjenguk ibu. Saat mau izin pulang juga masih semangat,” ujar dia.

Selanjutnya, jenazah Suparni akan dimakamkan siang ini di Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suparni meninggal karena terserang penyakit kompilasi, hingga meninggal pada pukul 03.22 WIB tadi. Dia meninggalkan enam orang anak, termasuk Ganjar Pranowo yang merupakan anak kelima dari enam bersaudara.

Lima anak lainnya, yakni Pri Kuntadi, Pri Pambudi Teguh, Joko Prasetyo, Prasetyowati, terakhir Nur Hidayati. Saat pelantikan Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah, Suparni juga berpesan kepada Ganjar agar mampu menjaga amanah rakyat dan mewujudkan janji kampanye.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X