Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/03/2015, 21:08 WIB
|
EditorFarid Assifa
KENDARI, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (27/3/2015), menyegel gudang penyimpanan pupuk palsu milik H Asrun. Dalam gudang yang berlokasi di Kecamatan Baruga itu, polisi menemukan 20 ton atau 400 karung pupuk palsu merek NPK Phoska.

Temuan pupuk palsu itu berdasarkan hasil pengembangan dari pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 1417 Halu Oleo yang telah membongkar pengedaran pupuk palsu di sebuah toko pertanian, Toko Putri Tani di Jalan Pasar, Baru Wua-Wua, Kota Kendari, Sultra, Kamis (26/3/2015) kemarin

"Setelah kita sita pupuk di tokonya, kami kemudian mendatangi gudang penyimpanan pupuk yang diduga palsu," kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kendari Ajun Komisaris Polisi (AKP) Robby T Manusiwa, Jumat (27/3/2015) di lokasi.

Saat tim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) yang dipimpin kasat Reskrim Polres Kendari tiba di gudang tersebut, kondisinya sudah dalam keadaan terkunci. Polisi lalu meminta pemilik gudang untuk datang membawa kunci, namun tak kunjung datang. 

Petugas polisi tak langsung menyerah. Sebuah truk datang ke gudang tersebut. Petugas lalu mendekat dan meminta supir truk untuk membuka gudang tersebut. Sopir truk lalu menggergaji gembok gudang dan membuka gudang. Alhasil, sebanyak 400 karung atau sekitar 20 ton pupuk palsu dengan merek NPK Poshka tersusun rapi dalam gudang tersebut. 

Robby mengatakan, gudang Toko Putri Tani yang dimiliki oleh pasangan suami istri Asrun-Hj Nur Alang ini langsung dipasang garis polisi agar pupuk tersebut tidak dikeluarkan. Pihaknya, lanjut Robby, akan melakukan uji laboratorium di Makassar. Dari pengakuan Asrun, pupuk itu sudah diedarkan selama setahun.

Sebelumnya, petugas Komando Distrik Militer (Kodim) 1417 Halu Oleo, Kendari, menggrebek  pengedar pupuk palsu bersubsidi yang terletak di Jalan Pasar Baru Wua-wua, Kota Kendari. Kasus ini terbongkar setelah aparat menangkap pengedar pupuk palsu di Kolaka Timur (Koltim) tepatnya di Kecamatan Polipolia, Kecamatan Labandia dan Kecamatan Tirawuta. Dari hasil penyelidikan itu terungkap bahwa pupuk palsu berasal dari salah satu pengecer pupuk, Toko Pupuk Putri Tani yang berada di Kota kendari, tepatnya di Jalan Pasar Baru Wua-wua.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.