Kapal Tenggelam di Laut Aru, Empat Orang Hilang

Kompas.com - 21/01/2015, 13:05 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com - Sebuah kapal ikan berukuran kecil KM Bina Usaha dilaporkan tenggelam di sekitar Perairan Pulau Jedan, Aru Utara, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Akibat kecelakaan itu, nahkoda kapal dan tiga orang ABK dinyatakan hilang.

Kepala Polres Kepulauan Aru AKBP Harold Huwae saat dihubungi dari Ambon, Rabu (21/1/2015), membenarkan adanya insiden tersebut. Menurut dia, kapal itu berangkat dari Dobo dengan tujuan Sorong, Papua Barat pada Kamis pekan kemarin. Namun saat berlayar, kapal itu lantas mengelami kebocoran dan akhirnya tenggelam di dekat Pulau Jedan.

“Kapal itu ukurannya kecil saja, itu kapal ikan. Kapal itu memuat lima orang, jadi sampai saat ini yang masih hilang itu empat orang termasuk nahkoda kapal,” ujar dia.

Harold menambahkan, seorang ABK telah ditemukan selamat, dan saat ini telah berada di Dobo, Ibu Kota Kabupaten Aru. Menurut dia, polisi juga telah berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut terkait insiden itu. Selain itu, polisi telah menyampaikan kepada masyarakat pesisir khususnya para nelayan agar dapat membantu pencarian korban.

“Kita sudah koordinasikan dengan pihak AL dan juga masyarakat, dan pihak AL juga sudah meminta kepada kapal-kapal yang melintas di Perairan Aru dapat membantu proses evakuasi jika menemukan empat ABK kapal tersebut,” kata dia.

Sekretaris BPBD Maluku, Kifli Wakano mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna melakukan pencarian terhadap empat korban hilang. “Jadi saat ini masih dilakukan pencaraian terhadap mereka (korban hilang), termasuk warga juga ikut mencari,” ujar Kifli.

Kapal naas tersebut baru diketahui mengalami musibah setelah seorang ABK yang selamat dalam musibah itu melaporkan insiden tersebut ke pemerintah setempat pada Senin (21/12015). ABK yang selamat itu diketahui bernama Yusuf, warga Kota Sorong dan saat ini masih berada di Dobo. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X