Operasi Pokok Pencarian Korban AirAsia Akan Dihentikan

Kompas.com - 13/01/2015, 21:17 WIB
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo, saat ditemui di Kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2015). KOMPAS.com/Abba GabrillinKepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo, saat ditemui di Kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2015).
|
EditorFarid Assifa
SURABAYA, KOMPAS.com — Badan SAR Nasional (Basarnas) dalam waktu dekat akan segera menghentikan operasi pokok pencarian jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501. Basarnas akan menggantinya dengan operasi harian.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo, Selasa (13/1/2015) sore, menolak menjawab kapan operasi pokok resmi dihentikan.

"Nanti kami akan gelar jumpa pers secara resmi," katanya seusai mengunjungi keluarga korban pesawat AirAsia QZ8501 di Posko DVI Polda Jatim, Selasa.

Bambang mengistilahkan penghentian operasi pokok ibarat membuka bungkusnya saja. Sejatinya, operasi tetap dilakukan oleh tim SAR melalui operasi harian di lokasi jatuhnya pesawat.

"Ini hanya mencopot bungkusnya, tetapi operasi pencarian tetap dilakukan sesuai keinginan keluarga korban," tambahnya.

Operasi pencarian pokok, menurut Bambang, jika merujuk aturan undang-undang, seharusnya selesai pada hari ketujuh, kemudian bisa dilanjutkan lagi saat menemukan petunjuk baru.

"Akan tetapi, operasi kali ini sudah diperpanjang berkali-kali. Ini bentuk keprihatinan negara kepada keluarga korban," tambahnya.

Hingga hari ke-17 operasi pencarian, tim SAR gabungan hanya menemukan 48 dari 162 jenazah penumpang pesawat. Dari jumlah itu, 36 jenazah sudah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, 12 jenazah lainnya masih menunggu proses identifikasi dan disimpan di kontainer pendingin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar di Manado Jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas

Pelajar di Manado Jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas

Regional
Saat Dua Paslon di Wonogiri Berebut Kata 'Nyawiji' untuk Slogan Mereka

Saat Dua Paslon di Wonogiri Berebut Kata "Nyawiji" untuk Slogan Mereka

Regional
Ditegur Satpam tapi Nekat Berenang, Saat Tenggelam Bocah Ini Malah Ditinggal Teman-temannya

Ditegur Satpam tapi Nekat Berenang, Saat Tenggelam Bocah Ini Malah Ditinggal Teman-temannya

Regional
ASN Ditangkap Saat Konsumsi Sabu, Dilaporkan Warga yang Resah

ASN Ditangkap Saat Konsumsi Sabu, Dilaporkan Warga yang Resah

Regional
12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Regional
Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Regional
Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Regional
Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

Regional
Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Regional
Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Regional
Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai: Saya Menyesal

Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai: Saya Menyesal

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X