Mau Jadi Wali Kota Palu, Pasha Ungu "Lamar" Demokrat dan PDI-P

Kompas.com - 07/01/2015, 12:40 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

PALU, KOMPAS.com — Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal dengan panggilan Pasha ''Ungu'' mengincar Partai Demokrat sebagai ''kendaraannya'' untuk maju dalam pencalonan wali kota Palu 2015. Sebelumnya, Selasa (6/1/2015) siang kemarin, Pasha sudah mengambil formulir pendaftaran di partai itu.

Pasha datang ke Pokja Pemilihan Kepala Daerah DPD Demokrat Selasa siang didampingi adik kandungnya, Helmy Yunan Said. "Insya Allah besok (hari ini, Rabu 7/1/2015) kita mendaftar resmi ke Demokrat. Tadi kita baru ambil formulir," kata Helmy Yunan Said.

Helmy mengatakan, Pasha juga sedang melobi PDI Perjuangan untuk menjadi kendaraan politik menuju Pemilihan Kepala Daerah Kota Palu 2015. "Kita sedang berusaha mendaftar juga di PDI-P. Mudah-mudahan ada ruang kita untuk mendaftar," kata dia lagi.

Ketua Pokja Pilkada DPD Demokrat Zulfakar Nasir pun membenarkan rencana Pasha mendaftar hari ini. "Tadi baru mengambil formulir, rencana besok (Rabu) baru mendaftar resmi," kata dia.

Hingga kini, dari tujuh kabupaten/kota yang rencananya menggelar pilkada serentak 2015, baru satu calon yang mendaftar resmi, yakni Mahmud Ibrahim.

Zulfakar mengatakan, hingga Selasa sudah banyak bakal calon kepala daerah meminta jadwal mendaftar sehingga perlu dijadwalkan agar jadwalnya tidak "bertabrakan".  

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Perumahan Syariah yang Diduga Ilegal di Madiun

Polisi Selidiki Perumahan Syariah yang Diduga Ilegal di Madiun

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Keluarga Tak Tahu Ada Konflik Terdakwa dan Korban

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Keluarga Tak Tahu Ada Konflik Terdakwa dan Korban

Regional
Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Regional
Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X