Kompas.com - 07/01/2015, 07:49 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
PALOH, KOMPAS.com – Penemuan tiga kontainer di pesisir Pantai Paloh, Kalimantan Barat, dikabarkan membuat warga sekitar heboh. Mereka datang berduyun-duyun ke lokasi penemuan kontainer dan penasaran ingin mengetahui isi di dalamnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, kontainer tersebut diketahui terdampar di Pantai Tanjung Kemuning, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat tepatnya hari Sabtu, 3 Januari 2014.

Kepala Polres Sambas, AKBP Wandi Azis mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat dari warga, pada tanggal 2 Januari 2014, sekitar pukul 16.00 terlihat sebuah kapal kargo yang melego jangkar di lepas pantai di Tanjung Kemuning. Artinya, tepat sehari sebelum warga menemukan kontainer tersebut terdampar.

“Lokasinya berada di koordinat 02.05.236 N – 109.38.412 E. Warna dan nama kapal kargo yang lego jangkar tidak terlihat dengan jelas, karena jarak pandang,” kata Wandi Azis via pesan singkat (SMS), Selasa (6/12/2014) malam.

Wandi Azis pun mengaku belum mengetahui siapa pemilik kontainer tersebut dan kapal apa yang membawanya. Adapun kontainer yang terdampar tersebut salah satunya berwarna merah dengan nomor seri TTNU 366538 berukuran 4x8 meter. Kontainer lainnya berwarna biru dengan tulisan WAN HAI, namun tidak terlihat nomor seri nya. Kontainer yang lainnya berada agak jauh dari bibir pantai, sehingga tidak terlihat jelas secara visual.

“Barang-barang yang berserakan di pantai berupa gulungan kertas putih sebanyak 48 gulung yang diduga isi dari kontainer tersebut,” kata dia.

Sementara itu sebelumnya, Hermanto, salah satu warga Paloh, mengatakan, kontainer tersebut berisi kertas yang terdiri dari berbagai macam gulungan. “Yang terdampar ada tiga kontainer di Tanjung Kemuning, isinya kertas. Terdampar sekitar dua hari yang lalu,” kata Hermanto ketika dikonfirmasi via telepon, Senin (5/12/2014) malam.

Hermanto menambahkan, selain tiga kontainer yang terdampar di pantai, masih ada sekitar 2-3 kontainer lagi yang terlihat terombang-ambing di laut. Namun dia tidak bisa memastikan dari mana asalnya kontainer tersebut.

“Rasanya mustahil kalau kontainer itu terlepas begitu saja dari kapal. Tapi kita tidak mau berprasangka buruk dulu, karena belum ada info apa-apa terkait kontainer tersebut,” ujar Hermanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X