Kompas.com - 17/12/2014, 17:53 WIB
Bagian perut dari wanita berusia 15 tahun yang mengaku telah dihamili oleh Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XIII KOMPAS.com/M WismabrataBagian perut dari wanita berusia 15 tahun yang mengaku telah dihamili oleh Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XIII
|
EditorGlori K. Wadrianto
SUKOHARJO, KOMPAS.com - Sidang kasus dugaan pencabulan yang dituduhkan kepada Raja PBXIII terhadap seorang remaja di bawah umur mulai bergulir. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Sukoharjo hadir terdakwa WT, yang menjadi perantara antara korban dan terduga pelaku pencabulan.

WT didakwa melakukan human trafficking atau perdagangan manusia. Sidang yang dilakukan secara tertutup, berlangsung pada Rabu (17/12/2014). Dalam persidangan terdakwa memunculkan nama perempuan berinisial M, yang dianggap sebagai saksi kunci dalam kasus tersebut.

M adalah perempuan yang sesungguhnya menjadi perantara antara korban AT dan pelaku tindakan pencabulan. Menurut kuasa hukum WT, kliennya hanya menghubungkan antara AT dan M, setelah itu AT dan M yang bertemu langsung dengan pria yang diduga PB XIII. Namun, keberadaan M saat ini masih belum diketahui dan penyidik belum menangkap M.

"Sayangnya, M ini belum tertangkap oleh penyidik, M adalah saksi kunci dan apabila sudah tertangkap semua akan terbongkar termasuk siapa sesungguhnya yang mencabuli AT hingga hamil," kata Yuri Warmanto, kuasa hukum WT.

Menurut Yuri, dalam kasus perdagangan manusia seharusnya pihak penjual dan pembeli sudah diketahui secara lengkap terlebih dahulu sebelum dilimpahkan ke pengadilan. "Klien saya kontak dengan M ini hanya melalui telepon dan tempat tinggalnya saja belum tahu, dan kepastian pelaku pencabulannya saja belum pasti. Maka klien saya ingin M dihadirkan sebagai saksi kunci," kata dia.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ernawati memastikan akan mendatangkan saksi saksi dalam kasus pencabulan tersebut pekan depan. Namun Erna enggan untuk menyebutkan detail nama saksi-saksi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang remaja putri yang masih duduk dibangku SMK di Solo diduga menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh Raja Solo, PB XIII, hingga hamil dan kini melahirkan seorang putra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi Polres Sukoharjo mengalami kesulitan untuk melakukan pemeriksaan terhadap PB XIII karena kondiri kesehatan Raja Solo tersebut. Namun demikian, pengacara PB XIII mendesak polisi segera melakukan tes DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) kepada bayi yang telah dilahirkan itu. Hal tersebut dilakukan agar kasus tersebut menjadi jelas.

"Tes DNA akan memperjelas siapa pelakunya, dan menyelesaiakan spekulasi yang berkembang saat ini, dan apabila hasilnya positif penyidik silahkan meneruskan kasusnya, tapi apabila sebaliknya maka hal tersebut akan membersihkan nama Sinuhun PBXIII," kata Iwan Pangka, kuasa hukum PBXIII. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.