Mainan Rem Tangan, Mobil Baru Beli Hampir "Nyemplung" ke Sungai

Kompas.com - 15/11/2014, 14:25 WIB
Sebuah mobil Honda Brio warna putih hampir terjun ke sungai Cikapundung, di kawasan Viaduck, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, (15/11/2014). Kejadian sekitar pukul 01.45 WIB dini hari. Diduga mobil ini ugal - ugalan. KOMPAS.com/Rio KuswandiSebuah mobil Honda Brio warna putih hampir terjun ke sungai Cikapundung, di kawasan Viaduck, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, (15/11/2014). Kejadian sekitar pukul 01.45 WIB dini hari. Diduga mobil ini ugal - ugalan.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah mobil Honda Brio warna putih hampir terjun ke Sungai Cikapundung di kawasan Viaduck, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, (15/11/2014) dini hari. Mobil itu berhenti setelah menabrak dan tersangkut di pagar pembatas jalan dan sungai.

Reihan (16) yang mengemudikan mobil itu mengaku kehilangan kendali saat berbelok di jalan yang sedikit menurun. Ia juga mengaku memainkan rem tangan saat menyetir mobil itu. "Tadi saya lagi bercanda sama teman-teman. Rem tangan keangkat," kata pelajar kelas I SMA tersebut, Sabtu, dini hari.

Selain Reihan, dalam mobil itu ada tiga temannya, yakni Aldin, Trisnandi, Farhan. Ketiganya sama-sama berusia 16 tahun. Mereka terlihat shock setelah mengalami kecelakaan. "Saya tidak kebut-kebutan, tadi juga jalanin mobilnya pelan," kata Reihan yang mengaku tengah mencari makan dan hendak menuju rumah.

Seorang sopir taksi yang menyaksikan kejadian itu mengatakan, mobil itu melaju dari arah Jalan Braga. Sopir itu melihat pengemudi menjalankan mobilnya dengan ugal-ugalan.

"Sebelumnya, (saya) sempat jalan bersamaan dengan mobil itu. Mobil itu selap-selip, terdengar gesekan ban dengan aspal. Saya ngalah mempersilakan mobil itu jalan duluan. Eh, tiba-tiba nabrak," kata sopir taksi tersebut.

Mobil Brio putih itu terlihat ringsek bagian depannya karena menghantam pembatas jalan dinding sungai. Reihan mengaku, mobil yang dikendarainya itu milik orang tuanya yang baru saja dua hari turun dari dealer resmi. "Mobilnya baru turun dua hari," kata Reihan. Meski baru turun dua hari dan STNK-nya belum turun, sudah terpasang plat nomor mobil dengan D 1683 ACB. Saksi, sopir taksi yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, mobil Brio yang ditumpangi empat ABG tersebut berjalan bersamaan di Jalan Braga. Menurutnya, mobil tersebut ugal - ugalan sambil "nge - drift".

Aparat kepolisian telah memeriksa lokasi kecelakaan berikut pengemudi dan para penumpangnya. Saat ditanya polisi, Reihan mengaku tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM). Mobil itu juga baru dibeli atas nama ayahnya. "Baru satu-dua hari turun (dari dealer)," kata dia.

Reihan menegaskan, ia dan teman-temannya tidak minum minuman keras. Namun, polisi ingin membuktikannya dengan tes urine. Polisi juga menghubungi orangtua mereka masing-masing.

Pantauan Kompas.com, bagian depan mobil tersebut rusak akibat membentur tiang besi pembatas jalan. Mobil itu diderek menuju Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Bandung, Jawa Barat. Para penumpang pun turut diamankan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X