Kompas.com - 24/10/2014, 13:51 WIB
Sebuah pesawat dari Australia yang dikemudikan dua orang Warga Negara Australia dipaksa mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (22/10/2014). Kompas.com/Ronny Adolof BuolSebuah pesawat dari Australia yang dikemudikan dua orang Warga Negara Australia dipaksa mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (22/10/2014).
|
EditorCaroline Damanik

MANADO, KOMPAS.com
 — Nasib Jacklyn Paul Greame dan Richard Wayne, dua warga negara Australia di Bandara Sam Ratulangi Manado, hingga Jumat (24/10/2014), masih belum jelas. Kedua pilot pesawat Beechcraft BE55 yang dicegat jet tempur TNI Angkatan Udara itu pun masih sulit ditemui.

Salah seorang anggota TNI AU yang tidak mau menyebutkan namanya sempat menjelaskan bahwa kedua warga asing itu telah menyelesaikan administrasinya dan tinggal menunggu keluarnya izin untuk melintas (security cleareance) yang dikeluarkan Markas TNI AU di Jakarta. Namun, hingga pukul 14.30 Wita, tidak ada tanda-tanda keduanya bisa melanjutkan perjalanan ke Filipina.

Sementara itu, Pelaksana Harian Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado Syaifullah Siregar mengatakan bahwa pihaknya telah mewawancarai kedua warga Australia tersebut tadi malam.

"Semuanya baik-baik saja. Hasil rilisnya sudah kami kirim ke Jakarta. Jadi tinggal menunggu keluarnya security cleareance dari Mabes TNI AU dan Exit Permit dari Kemenlu," ujar Syaifullah.

Dia mengaku sudah menelepon ke Jakarta tadi pagi dan mendapat kabar bahwa izin terbang (flight approved) sedang disiapkan di Kementerian Perhubungan.

"Mudah-mudahan hari ini sudah bisa selesai dokumennya semua dan mereka bisa segera kembali melanjutkan perjalanan," tambah Syaifullah.

Komandan Lanudsri Kolonel Penerbang Hesly Paat menegaskan bahwa pilotnya sudah tidak ada masalah dan saat ini tinggal menunggu kepastian dari Mabes TNI AU. Namun, dari pengamatan di Lanudsri, belum ada tanda-tanda kedua warga Australia itu akan segera dibebaskan.

Sementara itu, pesawat yang dipaksa mendarat itu masih dipasangi garis polisi di Apron Pangkalan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado. Sebelumnya, pada Kamis malam, beredar kabar bahwa keduanya kemungkinan bisa dilepas subuh tadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X