Olimpiade Matematika dan Sains untuk SD di Bali, Indonesia Raih 5 Emas

Kompas.com - 22/10/2014, 12:04 WIB
Perolehan medali dalam ajang 11th International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) di Denpasar, Bali, 5-11 Oktober 2014. dok.Dikdas KemendikbudPerolehan medali dalam ajang 11th International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) di Denpasar, Bali, 5-11 Oktober 2014.
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Indonesia duduk di peringkat ketiga dalam perolehan medali emas pada ajang 11th International Mathematics and Science Olympiad (IMSO), 5-11 Oktober lalu, di Denpasar, Bali. Tim siswa sekolah dasar Indonesia mengantongi 27 medali dengan total 5 medali emas, 4 medali perak dan 18 medali perunggu setelah Thailand dan Singapura di peringkat pertama dan kedua.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Direktorat Pendidikan Dasar Kemendikbud, dua emas yang diraih Indonesia di bidang Matematika dipersembahkan oleh Justin Adrian Halim dari SD Pangudi Luhur 2 Surakarta dan Aaron Alvarado Kristanto Juliastono dari SDK Petra 9 Surabaya.

Sementara itu, medali emas di bidang IPA dipersembahkan Nixon Widjaja dari SDK IPK Sunter 1 Jakarta Utara, Wilsen Chanra Putra dari SD Sutomo 1 Medan serta Yasmina Ashfa Zahidah dari SDN Jember Lor 3 Jember.

Firman Jiddan (11), salah satu anggota tim yang meraih medali perunggu, tampak sumringah saat ditemui di sekolahnya, Selasa (21/10/2014).

Jiddan yang didampingi Wakil Kepala SD Hj Isriati, Amir Yusuf, mengaku bangga bisa mempersembahkan prestasi tersebut.

"Saya bertemu peserta dari 14 negara. Perwakilan Indonesia sebanyak 30 murid. 15 peserta olimpiade matematika dan sisanya sains," ungkap Jiddan.

Murid kelahiran Semarang, 8 Maret 2003 itu sudah mengoleksi empat medali dari kejuaraan matematika.

"Matematika itu angkanya sampai sembilan. Tetapi bisa dikembangkan sampai tak terhingga," katanya menyampaikan ketertarikannya pada mata pelajaran matematika.

Jiddan bahkan sering menggantikan gurunya mengajar di kelas. Menurut dia, saat menjadi tutor sebaya bagi teman-temannya, dia merasa sedikit grogi. Pasalnya, di kelas Jiddan dikenal pendiam.

Jiddan mengatakan, matematika yang diujikan dalam olimpiade berbeda jauh dengan yang dipelajarinya di bangku SD. Menurutnya soal-soal olimpiade jauh lebih sulit. Tak jarang dia menemukan soal matematika yang levelnya untuk murid SMA atau mahasiwa. Namun itu bukan masalah baginya.

"Saya kebetulan ikut les. Kalau tak ada lomba biasanya seminggu sekali. Tetapi menjelang lomba bisa sampai tiga kali dalam seminggu," kata anak yang bercita-cita menjad dokter itu.

Indonesia mengirimkan 15 peserta matematika dan 15 peserta IPA dari 10 provinsi yaitu Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Lampung, dan Sumatera Utara.

IMSO 2014 diikuti oleh 233 anak, 27 tutor, 15 team leader dari 14 negara, yaitu Afrika Selatan, Brunei Darussalam, China, India, Kazakhstan, Malaysia, Nepal, Filipina, Singapura, Srilanka, Taiwan, Thailand, Vietnam, dan Indonesia yang menjadi sebagai tuan rumah.

Thailand meraih 8 medali emas, 13 perak dan 9 perunggu. Sementara Singapura meraih 7 medali emas dan 5 perak.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
Cerita di Balik Foto 2 'Pocong' Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Cerita di Balik Foto 2 "Pocong" Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Regional
[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

Regional
Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Regional
Fakta Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Terekam CCTV hingga Seorang Pelaku Ditembak Polisi

Fakta Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Terekam CCTV hingga Seorang Pelaku Ditembak Polisi

Regional
Cerita Dua 'Pocong' Jaga Desa di Sukoharjo, Supaya Warga Tak Keluar Rumah, Malah Ramai Jadi Tontonan

Cerita Dua "Pocong" Jaga Desa di Sukoharjo, Supaya Warga Tak Keluar Rumah, Malah Ramai Jadi Tontonan

Regional
Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X