Kompas.com - 08/09/2014, 16:48 WIB
Fahmi setelah dirawat di rumah sakit dr. Slamet Martodirjo. Pembaca Kompas.com, membantu meringankan beban biaya selama perawatan di rumah sakit. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANFahmi setelah dirawat di rumah sakit dr. Slamet Martodirjo. Pembaca Kompas.com, membantu meringankan beban biaya selama perawatan di rumah sakit.
|
EditorGlori K. Wadrianto
PAMEKASAN, KOMPAS.com - Bocah Fahmi (10), warga Dusun Bungbaruh, Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, yang kini dirawat di Rumah Sakit dr. Slamet Martodirjo karena menderita kelainan otak yang menyebabkan badannya kurus kering, masih mengalami kesulitan biaya perawatan.

Meskipun Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit sudah menanggung segala pembiayaannya, namun transportasi dan makan kedua orangtua Fahmi, Tohir dan Khotim, selama tinggal di rumah sakit masih menjadi masalah.

Uang yang digunakan sejak empat hari yang lalu, mengandalkan dari simpati masyarakat.Kepala Bagian Kesra, Sekretariat Daerah Pamekasan, Amirus Saleh mengaku, anggaran kemanusiaan untuk membantu warga seperti Fahmi sudah habis.

Dengan demikian, dia tidak bisa mengeluarkan bantuan kepada keluarganya. “Kalau dana kemanusiaan di bagian kami sudah habis. Mungkin di dinas lain ada,” kata Amirus, Senin (8/9/2014).

Amirus menambahkan, bocah seperti Fahmi, memang layak untuk mendapatkan bantuan. Biasanya, dana bantuan untuk penderita seperti Fahmi berkisar Rp 500.000, langsung dari APBD. Kedua orangtua Fahmi sudah mulai khawatir untuk menanggung pembiayaan hidupnya selama tinggal di RS. Apalagi, anggota keluarga lain yang ditinggal di rumah juga membutuhkan biaya. Sementara perawatan Fahmi di RS masih membutuhkan waktu dua hari lagi.

Namun, dia masih menaruh harapan kepada salah satu warga Pamekasan yang memiliki janji kepadanya, akan menanggung segala pembiayaan selama di RS. Warga tersebut sengaja merahasiakan identitasnya dan tiba waktunya akan memberikannya kepada keluarga Fahmi.

Kondisi Fahmi sendiri sampai ini sudah mulai menunjukkan kemajuan. Hari pertama saat dirawat di RS, batuknya tak henti-henti dialami Fahmi. Bahkan, selama empat malam tidak pernah tidur. Saat ini batuknya sudah mulai reda dan tidurnya sudah mulai nyenyak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X