Tak Punya Dokumen, 8 Kapal Nelayan Ditangkap di Perairan Wakatobi

Kompas.com - 08/09/2014, 12:10 WIB
|
EditorCaroline Damanik
KENDARI, KOMPAS.com - Sebanyak delapan kapal nelayan yang tak memiliki dokumen lengkap ditangkap oleh TNI Angkatan Laut di perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Kapal nelayan yang terbuat dari bahan fiber dengan kapasitas 200 gros ton berasal dari Kota Baubau itu ditahan saat menangkap ikan di perairan Wakatobi.

Kapal nelayan diamankan petugas TNI AL, saat patroli laut dengan menggunakan KRI Sampari.

"Saat patroli di perairan Wakatobi, pada jumat kemarin kami temukan kapal nelayan yang tidak memiliki dokumen. Tidak sekaligus kapalnya kami amankan, karena mereka berpencar, tapi totalnya ada delapan kapal," ungkap Kapten KRI Sampari Letkol Hreesang, di Wanci, Senin (8/9/2014).

Rata-rata dokumen yang dimiliki kapal nelayan tersebut kata Hreesang, sudah kadaluarsa. Bahkan ada juga kapal yang belum memilki izin dokumen kelengkapan berlayar sama sekali.

"Bukan hanya tidak memiliki dokumen lengkap, kapal-kapal itu tidak memiliki kelengkapan alat navigasi kapal juga," ungkapnya.

Kedelapan kapal nelayan itu kemudian digiring patroli KRI Sampari ke daerah asal Baubau untuk diproses hukum.

"Delapan nakhoda kapal selanjutnya diproses dan diserahkan ke pos angkatan laut kota Baubau. Sementara baran bukti kapal nelayan penangkap ikan kami sita di pelabuhan Baubau," tukas Hreesang.

Salah seorang nakhoda kapal mengaku tidak memiliki dokumen kelengkapan, karena kapal itu merupakan bantuan dari dinas kelautan dan perikanan Kota Baubau.

"Benar, kami belum urus izin operasi kapal. Ya kita mau apa kalau memang salah," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Regional
Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Regional
Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Regional
Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Regional
Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X