Kompas.com - 30/08/2014, 17:32 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri
MATARAM, KOMPAS.com — Kepada kekasihnya, Abdul Rahman mengaku sebagai Kapolsek Maros. Dia pun menipu kekasihnya yang bernama Nur Hanifah hingga puluhan juta rupiah.
 
"Kami tangkap di rumahnya di Desa Kawu, Lombok Tengah, sekitar pukul 17.30 Wita," kata Kapolsek Ampenan Kompol Arief Yuswanto, Sabtu (30/8/2014).
 
Menurut Arief, kejadian ini berawal saat Abdul Rahman berkenalan dengan Nur Hanifah, seorang pedagang pakaian. Kepada Hanifah, polisi gadungan itu bercerita bahwa ia baru saja pindah tugas dari Polda Makassar ke Polda NTB.
 
Dengan dalih ingin menyogok untuk mendapatkan jabatan sebagai kepala Polsek Ampenan, Abdul lalu meminjam uang sebesar Rp 56 juta kepada Hanifah. Wanita itu pun mengamini permintaan pelaku.
 
"Awalnya saya tidak curiga karena setelah berpacaran saya sering diminta mengantar ke Polres Mataram," kata Hanifah.
 
Untuk meyakinkan korbannya, "Kapolsek" gadungan ini selalu mengenakan sepatu dan celana polisi. Korban pun tidak menaruh curiga karena Abdul Rahman memiliki seragam berpangkat AKP yang sengaja dipajang di dalam mobil.
 
Namun, Hanifah mulai curiga setelah uang miliknya tak juga dikembalikan. Terlebih lagi, setiap kali diantar ke Mapolres Mataram, pelaku tidak pernah masuk ke kantor kepolisian tersebut. "Dari sana saya mulai curiga," kata Hanifah.
 
Atas laporan Hanifah, petugas dari Polsek Ampenan pun menangkap Abdul Rahman pada Jumat kemarin. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Ampenan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X