Bocah Kelas V SD Sodomi 12 Anak

Kompas.com - 27/08/2014, 13:04 WIB
Dengan didampingi kedua orangtuanya, DK (11) tengah diperiksa polisi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan setelah mensodomi 12 anak yang tak lain adalah tetanggganya sendiri. Rabu, (27/08/2014). KOMPAS.com / ABDUL HAQDengan didampingi kedua orangtuanya, DK (11) tengah diperiksa polisi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan setelah mensodomi 12 anak yang tak lain adalah tetanggganya sendiri. Rabu, (27/08/2014).
|
EditorCaroline Damanik

SUNGGUMINASA, KOMPAS.com — Seorang bocah kelas V Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dibekuk setelah melakukan sodomi terhadap 12 anak yang merupakan tetangganya sendiri. Sementara itu, hingga saat ini, baru dua korban yang resmi melaporkan peristiwa ini kepada aparat yang berwenang, Rabu (27/8/2014).

Peristiwa ini bermula saat IA (4) dan BA (5) mengadu kepada orangtuanya perihal aksi pelaku, DK (11), yang telah menyodominya di sebuah rumah kosong di salah satu perumahan di Kelurahan Paopao, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Korban diajak bermain oleh pelaku dan mengajaknya ke rumah kosong selanjutnya disodomi oleh pelaku.

"Dua orang anakku dia kasih begitu, makanya saya langsung laporkan," ujar orangtua korban yang tak ingin identitasnya dipublikasikan.

Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung membekuk pelaku. Kedua orangtua korban yang mengetahui anaknya dibekuk kemudian mendampingi pelaku ke kantor polisi hingga di ruang pemeriksaan.

Orangtua pelaku yang mendengar pengakuan DK hanya bisa menangis atas perbuatan anaknya. Sementara itu, aparat kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan dan menunggu pihak Lembaga Perlindungan Anak untuk mendampingi korban maupun pelaku.

"Yang melapor baru dua orang, tapi pengakuan pelaku sudah 12 anak yang disodomi dan pelaku diancam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 terkait pasal tindak pidana anak di bawah umur," ujar Aiptu Hisyamsah, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Polres Gowa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Terima Suap untuk Pengadaan Alkes Covid-19, Seorang Dokter Jadi Tersangka

Diduga Terima Suap untuk Pengadaan Alkes Covid-19, Seorang Dokter Jadi Tersangka

Regional
Suliyati Meninggal di Malaysia, Keluarga Malah Terima Jenazah Orang Lain, Ini Ceritanya

Suliyati Meninggal di Malaysia, Keluarga Malah Terima Jenazah Orang Lain, Ini Ceritanya

Regional
Polisi Buru Pasangan Remaja yang Video Mesumnya di Atas Motor Viral di Medsos

Polisi Buru Pasangan Remaja yang Video Mesumnya di Atas Motor Viral di Medsos

Regional
Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Regional
Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Regional
Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Regional
Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Regional
Tes Psikologi untuk Syarat Mengurus SIM Bisa via Aplikasi, Begini Caranya

Tes Psikologi untuk Syarat Mengurus SIM Bisa via Aplikasi, Begini Caranya

Regional
Penyu Hijau Seberat 50 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Congot Kulon Progo

Penyu Hijau Seberat 50 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Congot Kulon Progo

Regional
Pemkot Banjarmasin Terapkan PPKM Transisi Selama 7 Hari

Pemkot Banjarmasin Terapkan PPKM Transisi Selama 7 Hari

Regional
3 Pembakar Kantor Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Ditetapkan sebagai Tersangka

3 Pembakar Kantor Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi Muslim di Padang Wajib Berjilbab | Sopir Perusahaan Jadi Dalang Kasus Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Siswi Muslim di Padang Wajib Berjilbab | Sopir Perusahaan Jadi Dalang Kasus Perampokan

Regional
Kadiskominfo Payakumbuh Positif Covid-19

Kadiskominfo Payakumbuh Positif Covid-19

Regional
Rombongan Pengendara Motor Kocar-kacir Dipukuli Seorang Pemuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Rombongan Pengendara Motor Kocar-kacir Dipukuli Seorang Pemuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Sederet Fakta Musibah Gas Geothermal Mandailing Natal, 5 Warga Tewas, Kronologi hingga Penjelasan Pengelola

Sederet Fakta Musibah Gas Geothermal Mandailing Natal, 5 Warga Tewas, Kronologi hingga Penjelasan Pengelola

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X