Pengemudi Avanza Tewas Ditembak dan Dibacok di Mobilnya

Kompas.com - 25/08/2014, 14:50 WIB
Ilustrasi penembakan ShutterstockIlustrasi penembakan
EditorCaroline Damanik

BANGKALAN, KOMPAS.com - Seorang pengendara Toyota Avanza tewas bersimbah darah dalam posisi duduk di belakang kemudi mobil, Minggu (24/8/2014) malam. Pemuda yang diketahui bernama Ruspandi (30), warga Kecamatan Tanjung Bumi, itu dibunuh dengan cara ditembak dan dibacok.

Hal itu diketahui dengan dua bekas proyektil di kaca depan dan belakang sisi kanan. Pada kaca depan Avanza bernopol M 382 HB itu, kaca pecah namun bekas proyektil masih tampak jelas, sementara kaca bagian belakang hanya berlubang akibat terjangan peluru.

Ruspandi juga mengalami luka bacok di bagian leher kiri, dada bagian kiri, lengan kanan dan telapak tangan kiri.

"Informasi sementara yang kami himpun, korban memang menjadi target," ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Soelistijono, Senin (25/8/2014).

Mobil korban dipindahkan petugas pada Senin dini hari ke Mapolres Bangkalan. Di dalam Avanza berwarna silver itu, jok kemudi dipenuhi bekas darah. Begitu juga pada jok samping kemudi. Bahkan, percikan darah sampai ke kursi tengah.

"Mobil berisikan empat orang. Hanya pengemudi yang tewas," ujar Soelistijono melalui sambungan telepon.

Dia mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Tim Labfor Polda Jatim untuk memastikan jenis proyektil yang ditemukan di dalam mobil.

"Rencananya hari ini tim labfor datang. Ada juga pisau di dalam mobil," pungkasnya.

Hingga saat ini, Satreskrim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Kami masih di lapangan melakukan pengejaran," singkat Kasatreskrim AKP Andi Purnomo

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X