Kompas.com - 21/07/2014, 19:05 WIB
Kapolres Semarang AKBP Augustinus Berlianto Pangaribuan saat melakukan inspeksi 

pasukan dalam gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2014 di Alun-alun Bung karno, Ungaran, 
Senin (21/7/2014) siang. kompas.com/ syahrul munirKapolres Semarang AKBP Augustinus Berlianto Pangaribuan saat melakukan inspeksi pasukan dalam gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2014 di Alun-alun Bung karno, Ungaran, Senin (21/7/2014) siang.
|
EditorGlori K. Wadrianto
UNGARAN, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Semarang mengubah skema pengamanan jalur mudik dan balik Lebaran 2014 pascaamblesnya Jembatan Comal di Kabupaten Pemalang.

Kekuatan petugas yang telah diplot untuk mengamankan jalur penghubung jalur tengah, yakni sepanjang Bawen hingga Jambu, akan ditambah. “Jembatan Comal rusak, ada peningkatan (jumlah) kendaraan yang melintasi Kabupaten Semarang. Kami tambah personelnya, masing-masing 10 personel mulai dari Jambu, dekat Polsek Jambu, Ambarawa hingga Bawen,” kata Kepala Polres Semarang AKBP Augustinus Berlianto Pangaribuan usai memimpin gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2014 di Alun-alun Bung Karno, Senin (21/7/2014) siang.

Ditambahkan Kasat Lantas AKP Alil Rinenggo, penambahan personel tersebut diharapkan mampu meminimalisasi potensi kemacetan, maupun kecelakaan lalulintas. Sebab, di sepanjang Ambarawa hingga Jambu jalannya sempit, menanjang dan banyak tikungan.

Sementara kawasan Bawen merupakan titik pertemuan kendaraan dari jalan tol, Semarang, Solo dan Yogyakarta. “Kami barikade jalur Ambarawa hingga Jambu dengan penempatan petugas dan rambu-rambu lalu lintas. Kami juga menyiapkan empat unit derek, untuk mengantisipasi kendaraan mogok, tak kuat menanjak di Jambu,” imbuh Alil.

Pengamanan "all out"
Kapolres juga menyatakan kesiapannya mengamankan perayaan Idul Fitri 1435 H. Seluruh kekuatan, baik personel dan sarana prasarana pendukung, akan dikerahkan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berlebaran.

All out, sebanyak 995 personel kami siapkan untuk mengamankan perayaan Lebaran. Tidak hanya pengamanan jalur untuk kelancaran arus mudik dan balik, kami juga amankan obyek- obyek vital dan penting lainnya, baik secara stationer maupun mobile,” ungkap dia.

Menurut Pangaribuan, tidak ada yang berubah di pola pengamanan Lebaran tahun ini. Cara bertindak, upaya pencegahan dan skema pengaturan petugas secara umum masih sama dengan Operasi Ketupat Candi 2013 dan tahun-tahun sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Duapertiga kekuatan diplot ke lapangan dan sisanya stand by di Mapolres dalam posisi siaga. “Untuk pengamanan obyek vital seperti SPBU sudah kami sampaikan untuk dilakukan sendiri. Namun tetap dalam pengawasan kami, melalui petugas yang ada di polsek di mana SPBU itu berada. Nanti secara rutin petugas akan melakukan patroli,” kata dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.