Edarkan Narkoba Jenis Baru di Lombok, Wayan Divonis 13 Tahun

Kompas.com - 16/07/2014, 15:40 WIB
|
EditorCaroline Damanik

MATARAM, KOMPAS.com - I Wayan Purwa salah satu sindikat pengedar narkotika jenis baru Methilon dijatuhi vonis 13 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Mataram, setelah tertangkap pada akhir tahun 2013 lalu.
 
"Ini merupakan terobosan baru dan kesuksesan pertama di Indonesia terhadap kasus methilon yang berhasil diputuskan dengan penetapan pengadilan," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Mufti Djusnir, Rabu (16/7/2014).
 
Menurut Mufti, Wayan salah satu sindikat pengedar narkotika jenis baru ini, divonis 13 tahun penjara karena telah terbukti secara meyakinkan telah memiliki dan mengedarkan sebanyak 382 butir narkoba jenis methilon.
 
Menurut Mufti, bermunculannya jenis-jenis narkotika baru atau new psychoactive substance (NPS) di Indonesia, berdampak pada trend peredaran narkoba juga mulai bergeser. NPS lebih banyak diedarkan karena belum dimasukkan ke dalam daftar golongan narkotika serta perundang-undangan.
 
"Beruntung hal ini sudah direspon langsung oleh kementrian kesehatan dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2014 tentang perubahan penggolongan narkotika," kata Mufti.
 
Dimana sebelumnya, di dalam daftar narkotika golongan I hanya terdapat 65 jenis narkotika. Saat ini, jumlahnya bertambah menjadi 82 jenis, termasuk 18 narkotika jenis baru.
 
Dengan adanya acuan hukum yang baru ini, diharapkan dapat membantu BNN dan aparat penegak hukum lain untuk dapat menindak tegas kepada para sindikat pengedar narkoba.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.