Panwaslu Sudah Panggil Kades yang Diduga Kampanye Pilpres

Kompas.com - 05/07/2014, 09:34 WIB
Seorang Kepala Desa di Kabupaten Magelang diduga melakukan kampanye dan sedang berorasi di hadapan ratusan massa pendukung capres Probowo-Hatta, di Lapangan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jumat (27/6/2014). KOMPAS.com/Ika FitrianaSeorang Kepala Desa di Kabupaten Magelang diduga melakukan kampanye dan sedang berorasi di hadapan ratusan massa pendukung capres Probowo-Hatta, di Lapangan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jumat (27/6/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAGELANG, KOMPAS.com - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Magelang telah memanggil Heri Siswanto, Kepala Desa Tampingan Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang untuk diminta klarifikasi terkait dugaan kampanye untuk salah satu pasangan calon presiden.

“Kami sudah panggil dan meminta klarifikasi yang bersangkutan pekan lalu,” kata Divisi Pelanggaran dan Penanganan Sengketa Pemilu Panwaslu Kabupaten Magelang, Hendy Setiyo Nugroho, Sabtu (5/7/2014).

Namun, ujar Hendy, Panwaslu Kabupaten Magelang belum dapat memberikan penjelasan tentang klarifikasi tersebut. Panwaslu, kata dia, juga masih akan berkoordinasi dengan Polres Magelang terkait dugaan pelanggaran aturan kampanye oleh Heri.

“Kami masih dalam pengkajian lagi selama 1x24 jam. Kami akan melanjutkan konsultasi ke kepolisian dan meminta kajian dari sudut pandang polisi mengenai hal ini,” papar Hendy.

Selain memanggil Heri, Hendy mengatakan Panwaslu Kabupaten Magelang juga sudah memanggil dua saksi untuk perkara ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Heri mengikuti kampanye untuk pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, di Lapangan Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, pada Jumat (28/6/2014).

Apabila tindakan Heri memenuhi unsur pelanggaran pemilu, kata Hendy sanksi untuknya akan mengikuti ketentuan UU 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden. Ancaman sanksi menurut UU itu adalah hukuman penjara maksimal 6 bulan dan denda maksimal Rp 6 juta.

Kasus Heri diakui Hendy bukan satu-satunya di Kabupaten Magelang. Dia berkilah sudah selalu memperingatkan PNS dan perangkat desa untuk bersikap netral dalam Pemilu Presiden 2014. Imbauan tersebut sudah disampaikan baik lisan maupun tulisan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X