KPA Semarang: PSK Bandungan Terbanyak Kedua Setelah Dolly

Kompas.com - 23/06/2014, 15:35 WIB
Dua anggota Babinsa mendatangi kos-kosan PSK di lokalisasi Kalinyamat Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (12/6/2014) siang. Mereka mengajak PSK mendatangi pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bandungan untuj menekan angka penderita HIV Aids
kompas.com/ syahrul munirDua anggota Babinsa mendatangi kos-kosan PSK di lokalisasi Kalinyamat Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (12/6/2014) siang. Mereka mengajak PSK mendatangi pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bandungan untuj menekan angka penderita HIV Aids
|
EditorFarid Assifa

AMBARAWA, KOMPAS.com
- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang menyebutkan, jumlah pekerja seks komersial (PSK) di wilayah Bandungan adalah kedua terbesar di Indonesia setelah lokalisasi prostitusi Dolly, Surabaya.

Divisi Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang, Taufik Kurniawan mengungkapkan, jumlah PSK di Bandungan saat ini mencapai sekitar 700-an. Jumlah tersebut termasuk para wanita yang berprofesi sebagai pemandu karaoke (PK) yang menjamur di kawasan wisata lereng gunung Ungaran tersebut.

"Tapi menjelang bulan Ramadan ini hanya ada sekitar 235 pekerja seks komersial. Sementara di GP (Tegalpanas) angkanya selalu stabil di antara 130 orang PSK," kata Taufik, Senin (23/6/2014) siang.

Setelah ada penutupan lokalisasi Dolly di Surabaya, ungkap Taufik, diperkirakan akan ada eksodus PSK ke kawasan Bandungan, serta lokasi lain seperti Tegalpanas, Sukasari (Gembol) dan Kopeng.

"Bisa saja masuk ke Bandungan, mereka pasti akan mencari lokasi yang aman untuk beroperasi," ujar Taufik.

Menurut Taufik, fenomena perpindahan PSK dari daerah lain ini menjadi hal yang sering terjadi di dunia prostitusi. Bahkan, tidak hanya perpindahan PSK, fenomena pendatang baru biasanya juga terjadi pasca-Lebaran.

"Saat akan bulan Ramadan biasanya jumlahnya berkurang, tetapi setelah Lebaran mereka akan bertambah. Tidak jarang mereka (PSK) yang sudah bekerja, mengajak temannya bekerja," ujarnya.

Mengantisipasi eksodus PSK ke sejumlah kawasasan "hot spot" di Kabupaten Semarang, lanjut Taufiq, pemerintah harus melakukan upaya pembatasan para pendatang baru. Hal ini, menurut Toufiq, untuk menghindari adanya penyebaran dan pencegahan HIV/AIDS.

"Dengan melakukan pendataan, pemerintah dapat mengawasi kegiatan mereka. Sementara saat ini masih banyak yang freelance tidak terdata," pungkasnya.

Seperti diketahui Bandungan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Semarang yang berada di lereng Gunung Ungaran. Sejak dahulu, Bandungan sudah dikenal sebagai objek wisata alam, sehingga kerap menjadi tujuan para wisatawan.

Seiring perkembangan zaman, Bandungan sudah menjadi kota metropolis yang penuh dengan dunia hiburan. Ratusan hotel yang menyediakan kamar untuk seks bebas, puluhan rumah karaoke, panti mandi uap plus-plus hingga prostitusi digelar bebas di sana.

Pemerintah Kabupaten Semarang maupun warga sebenarnya keberatan ketika Bandungan di sebut lokalisasi prostitusi. Namun kenyatannya, di sana banyak dijumpai PSK maupun Pemandu Karaoke (PK) plus-plus yang melayani lelaki hidung belang. Bahkan praktik prostitusi itu sudah berlangsung lama sejak tahun 70-an.

“Di sini tidak ada lokalisasi, tetapi praktik prostitusi ada karena fasilitasnya juga ada seperti hotel juga anak-anak kos dan karaoke, sebab ada PK yang tidak menutup kemungkinan melakukan praktik prostitusi terselubung,” kata Lurah Bandungan, Adiarso.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

Regional
Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Regional
Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Regional
Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Regional
Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Regional
Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Regional
Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Regional
Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Regional
2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

Regional
Iseng 'Booking' Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Iseng "Booking" Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Regional
Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Regional
3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X