Kompas.com - 17/06/2014, 16:45 WIB
Dua anggota Babinsa mendatangi kos-kosan PSK di lokalisasi Kalinyamat Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (12/6/2014) siang. Mereka mengajak PSK mendatangi pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bandungan untuj menekan angka penderita HIV Aids
kompas.com/ syahrul munirDua anggota Babinsa mendatangi kos-kosan PSK di lokalisasi Kalinyamat Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (12/6/2014) siang. Mereka mengajak PSK mendatangi pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bandungan untuj menekan angka penderita HIV Aids
|
EditorFarid Assifa

UNGARAN, KOMPAS.com
-- Rencana Wali Kota Surabaya menutup lokalisasi Dolly dan Jarak Surabaya, Rabu (18/6/2014) memicu keresahan sejumlah kalangan di Kabupaten Semarang. Mereka khawatir terjadi eksodus para PSK dari lokalisasi terbesar di Asia Tenggara itu ke sejumlah lokalisasi di wilayah Kabupaten Semarang.

Ketiga lokalisasi yang masih eksis di Kabupaten Semarang adalah Tegalpanas (Karangjati), Kalinyamat (Bandungan), Sukasari atau Gembol (Bawen), dan Sembir (Salatiga). Selain keempat lokalisasi tersebut, sejumlah kawasan wisata di Bumi Serasi selama ini juga dikenal sebagai wilayah abu-abu, seperti Bandungan dan Kopeng. Kedua wilayah itu terkenal sebagai pusat hiburan seperti pub, karaoke dan panti mandi uap dengan para pekerja wanitanya yang berpraktik plus-plus.

"Masyarakat sangat khawatir, apalagi seperti kawasan Bandungan masalah PSK ini masih menjadi masalah," kata Said Riswanto, anggota DPRD Kabupaten Semarang, Selasa (17/6/2014) siang.

Menyikapi kekhawatiran masyarakat terkait dampak penutupan Dolly tersebut, Said yang juga warga Bandungan ini mendesak Pemkab Semarang bertindak sesuai Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum dan Kententraman Masyarakat yang telah disetujui dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Semarang pada pertengahan Mei lalu.

"Pemerintah harus bertindak sesuai Perda yang baru disepakati kemarin. Dalam Perda itu PSK di Kabupaten Semarang dilarang beroperasi," jelasnya.

Berdasarkan Perda itu, para PSK yang beroperasi akan diancam hukuman maksimal tiga bulan kurungan dan atau denda Rp 50 juta. "Yang menyediakan tempat asusila juga kena Pidana," imbuhnya.

Perda tersebut, lanjut Said, saat ini masih dalam proses evaluasi Gubernur Jawa Tengah. Di dalam Perda tersebut terdapat kewenangan yang lebih luas bagi aparat Satpol PP maupun pihak kepolisian untuk menertibkan sejumlah kawasan asusila.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau Perda sebelumnya, Satpol PP maupun polisi tidak bisa menindak. Kita awasi saja, Bupati dan bawahannya bisa kerja nggak," pungkasnya.

Berbeda dengan Said, seorang aktivis sosial di Bandungan, Budi Nugroho memberikan analisa sebaliknya. Kekhawatiran eksodus para PSK Dolly ke sejumlah lokalisasi di Kabupaten Semarang, termasuk di tempat-tempat hiburan di Bandungan, justru dapat menggairahkan dunia hiburan malam di Bandungan.

"Kelihatannya malah senang. Sebab selama ini Bandungan, PSK-nya minim. Tidak imbang antara kebutuhan dengan persediaan," kata Budi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.