Kompas.com - 14/06/2014, 18:55 WIB
Pentas teater oleh para PSK Dolly. KOMPAS.com/Achmad FaizalPentas teater oleh para PSK Dolly.
|
EditorErlangga Djumena

SURABAYA, KOMPAS.com - Protes menolak penutupan Lokalisasi Dolly dilakukan dengan berbagai cara, dari unjuk rasa, hingga menulis surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sabtu (14/6/2014) sore sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) mengapresiasikan protes dalam pentas teater berjudul "Dolly Riwayatmu Kini".

Pentas mengambil seting lokasi di sebuah wisma di komplek lokalisasi Dolly sebagai gambaran dialog PSK saat bekerja, serta di lantai dua wisma yang desain sebagai balaikota Surabaya, sebagai gambaran aktifitas pemerintah pembuat kebijakan penutupan Dolly.

Para pemain teater teater yang menceritakan kemelut pro dan kontra atas kebijakan Pemkot Surabaya itu,  terdiri dari kalangan PSK, warga, PKL lokalisasi, serta pelayan wisma di lokalisasi tersebut.

"Jadi seakan-akan fenomena ini murni, hanya saja dibingkai dalam pentas teater," kata Ketua Front Pekerja Lokalisasi Dolly, Saputra.

Dengan dibingkai pertunjukan teater, dia berharap, pesan yang disampaikan kepada masyarakat bisa lebih utuh. "Bahasa perlawanan melalui wadah kesenian juga menjadi bentuk upaya menyampaikan aspirasi para PSK dan pekerja lokalisasi denga cara lebih santun dan terhormat," jelasnya.

Seperti diberitakan, sebagian besar pekerja Dolly dari kalangan PSK, mucikari, pemilik wisma dan pengusaha kecil yang kesehariannya memanfaatkan geliat lokalisasi membentuk elemen Front Pekerja Lokalisasi dalam perlawanannya menolak kebijakan penutupan Dolly.

Mereka berjanji tidak akan menerima kompensasi dalam bentuk apapun dari Pemkot Surabaya atas penutupan lokalisasi yang konon terbesar se-Asia Tenggara itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X