Cabuli Bocah SD, Tukang Becak Babak Belur Dikeroyok Warga

Kompas.com - 19/05/2014, 12:11 WIB
Pelaku pencabulan saat diamankan di ruang PPA Polres Situbondo, Senin (19/5/2014). SURYA/ IZI HARTONOPelaku pencabulan saat diamankan di ruang PPA Polres Situbondo, Senin (19/5/2014).
EditorGlori K. Wadrianto
SITUBONDO, KOMPAS.com – Empat hari melarikan diri, Sarwi (58), pelaku pencabulan bocah SD di Situbondo dibekuk polisi. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak tersebut ditangkap di rumah saudaranya di Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus.

Warga yang kesal dengan ulah Sarwi sempat mengeroyoknya hingga babak belur. Ia lalu digelandang ke Mapolres Situbondo untuk menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

"Pelaku ditangkap sekitar pukul 21.00 WIB di rumah saudaranya," ujar Kasat Reskrim AKP Sunarto, Senin (19/5/2014).

Penangkapan pelaku pencabulan ini terjadi setelah ibu bocah SD kelas tiga itu melapor ke Mapolres Situbondo. Di hadapan polisi, pelaku mengaku tidak tahan menahan nafsu birahinya karena sudah lama ditinggal cerai istrinya.

"Awalnya saya suruh injak-injak badan. Saat saya buka bajunya, anaknya tidak berteriak. Ya saya khilaf Pak," kata Sarwi di hadapan polisi.

Akibat perbuatannya, polisi menjeratnya dengan Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Regional
Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Regional
Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Regional
Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Regional
Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Regional
115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

Regional
Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Regional
Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Regional
Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Regional
Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Regional
Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X