Dua Mayat di Banten adalah Suami Istri yang Hilang di Bandung

Kompas.com - 14/04/2014, 15:07 WIB
Rumah mewah di Jalan Batu Indah Raya No 46A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, Jawa Barat, milik pasangan suami istri, Didi Haswadi (59) dan Anita Anggraeni (51). Pasangan suami istri itu hilang secara misterius. Saat dicek ke rumahnya, ditemukan ada bercak darah. Selain itu, mobil Grand Livina yang biasa terparkir juga hilang. Diduga pasangan suami sitri ini diculik. Kini, pasangan suami istri itu sudah ditemukan. Keduanya ditemukan tewas di Pandeglang, Banten, pada Jumat, (11/4/2014).? KOMPAS.com/Rio KuswandiRumah mewah di Jalan Batu Indah Raya No 46A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, Jawa Barat, milik pasangan suami istri, Didi Haswadi (59) dan Anita Anggraeni (51). Pasangan suami istri itu hilang secara misterius. Saat dicek ke rumahnya, ditemukan ada bercak darah. Selain itu, mobil Grand Livina yang biasa terparkir juga hilang. Diduga pasangan suami sitri ini diculik. Kini, pasangan suami istri itu sudah ditemukan. Keduanya ditemukan tewas di Pandeglang, Banten, pada Jumat, (11/4/2014).?
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com — Dua mayat yang ditemukan di Pandeglang, Banten, dipastikan adalah jenazah pasangan suami istri, Didi Haswadi (59) dan Anita Anggraeni (51), yang dilaporkan hilang dari rumahnya yang beralamat di Jalan Batu Indah Raya No 46A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, Jawa Barat. Keponakan korban, R Ivan Budiman, mengatakan bahwa keluarga sudah melihat langsung kedua mayat tersebut.

"Penemuan mayat ada di koran Banten. Kebetulan ada salah satu keluarga almarhum di sana (di Banten) mengecek. Pas dilihat, ternyata benar (Didi dan Anita)," kata Ivan di Bandung, Senin (14/4/2014).

Ivan mengatakan, Didi dan Anita ditemukan oleh warga, Jumat (11/4/2014). Keduanya ditemukan di sebuah hutan di Pandeglang, Banten.

"Iya, kedua almarhum dibuang di hutan. Ditemukan di hutan pada hari Jumat di Pandeglang," tambahnya. 

Menurut Ivan, warga yang menemukan kedua mayat tersebut lalu melapor ke polisi. Setelah polisi datang, kedua mayat dibawa ke rumah sakit di Pandeglang.

Kepala Polrestabes Bandung Kombes Mashudi mengatakan, kedua korban diduga dibunuh di rumahnya, lalu diculik dan dibuang di Banten.

"Iya, dugaan dieksekusi di sini (di rumah). Soalnya ditemukan bercak darah," kata Mashudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, mobil Nissan Grand Livina yang biasa terparkir di rumahnya itu hilang. Pelaku juga yang diduga membawa mobil tersebut. Terkait dengan motifnya, polisi masih melakukan penyelidikan.

"Kita masih menyelidiki. Pengejaran kepada pelaku sedang kita lakukan," kata Mashudi.

Ketua RT 05 RW 03 Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, Usdi Suryana (62) mengaku melihat suami istri tersebut terakhir pada saat pelaksanaan pencoblosan pemilu legislatif di TPS 14.

"Saya melihat terakhir pas pemilu, keduanya baik-baik saja. Kejadian ini di luar dugaan. Almarhum tidak ada masalah dengan warga," kata Usdi, saat ditemui di rumahnya, Senin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakkan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakkan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.