Kompas.com - 06/04/2014, 10:55 WIB
Warga Vanimo, Papua Niugini, berbelanja di Pasar Skouw, Jayapura, Kamis (20/6/2013). Kawasan Skouw merupakan daerah perbatasan Indonesia dan Papua Niugini yang selalu ramai dengan aktivitas perdagangan. Pasar ini menjadi denyut nadi ekonomi warga di perbatasan Papua Niugini-Indonesia. KOMPAS/JEAN RIZAL LAYUCKWarga Vanimo, Papua Niugini, berbelanja di Pasar Skouw, Jayapura, Kamis (20/6/2013). Kawasan Skouw merupakan daerah perbatasan Indonesia dan Papua Niugini yang selalu ramai dengan aktivitas perdagangan. Pasar ini menjadi denyut nadi ekonomi warga di perbatasan Papua Niugini-Indonesia.
EditorSandro Gatra


JAYAPURA, KOMPAS.com
-- Kepala Badan Perbatasan Pemprov Papua Susanna Wanggai mengatakan, perbatasan RI-Papua Niugini (PNG) akan ditutup menjelang pemilu legislatif (pileg) pada 9 April 2014.

"Kami akan menutup pagar di perbatasan hingga tanggal 12 April mendatang," ucap Susanna di Jayapura, Minggu (6/4/2014), seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, penutupan pagar di perbatasan itu sudah diberitahukan kepada Pemerintah PNG. Pemberitahuan itu dilakukan lantaran setiap harinya ada warga PNG yang berkunjung ke Jayapura. Tercatat, setiap harinya sebanyak 100 hingga 300 warga PNG masuk ke wilayah RI. Bila hari pasaran, jumlahnya meningkat.

"Setiap hari pasar, yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu, jumlah warga PNG yang masuk ke wilayah RI mencapai sekitar 1.000 orang," katanya.

Menurut dia, warga PNG itu masuk ke wilayah RI lebih banyak untuk membeli berbagai kebutuhan sehari-hari. Pasar perbatasan yang dibangun Pemerintah RI itu berlokasi sekitar 300 meter dari titik zero antara RI-PNG. Karena dekatnya pasar, warga PNG berjalan kaki dan menggunakan pas lintas batas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Antara
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X