Kompas.com - 24/03/2014, 15:14 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com
- Pelaku pembakaran Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) di Jalan Mesjid Raya, dekat Pasar Terong, Makassar, belum menemui titik terang. Penyidik kebingungan mencari rekaman kamera tersembunyi (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Endro yang ditemui di Pos Polantas Terong, Senin (24/3/2014) mengatakan, pihaknya mencari rekaman CCTV yang terpasang di rumah toko dekat lokasi kejadian.

Hanya saja, sampai saat ini, polisi belum menemukan rekaman untuk melihat ciri-ciri pelaku dan plat motor yang digunakannya.

"Beberapa toko sudah kita tanyai, tapi tidak ada kamera CCTV-nya. Ada beberapa juga toko dilengkapi kamera CCTV, tapi jangkauannya tidak sampai ke Pos Polantas Terong. Tapi kita masih terus melakukan pencarian untuk mengetahui ciri-ciri pelaku dan plat motor digunakannya," katanya.

Endro mengatakan, sejauh ini, penyidik telah mengintrogasi dua saksi mata, tiga saksi tambahan dari warga dan lima anggota Polantas yang bertugas di pos tersebut. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa sepasang sandal jepit milik pelaku, botol plastik merk Aqua yang merupakan wadah bensin untuk menyiram Pos Polantas Terong.

"Saya sudah introgasi saksi-saksi, namun belum ada yang mengarah pada pelaku. Saya juga sudah tanya sama anggota, katanya tidak ada permasalahan sebelumnya yang terjadi di pos ini. Jadi motif belum diketahui, termasuk isu miring pembakaran dilatarbelakangi tilang yang dilakukan Polantas," jelasnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di Pos Polantas Terong, tim penyidik dari Polda Sulselbar dan penyidik Polrestabes melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Mereka mengintrogasi sejumlah pedagang kaki lima di sekitar Pasar Terong. Pos Polantas Terong juga sudah dibenahi dengan dicat seluruh dinding dan flaponnya.

Sebelumnya telah diberitakan, sebuah pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang terletak di Jalan Mesjid Raya, dekat Pasar Terong dibakar orang tak dikenal, Minggu (22/3/2014). Beruntung, api hanya menghanguskan kursi kayu yang berada di dalam pos tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi dini hari tadi. Saat itu, aktivitas masyarakat di Kota Makassar sepi. Tiba-tiba, pelaku yang mengendarai motor Yamaha Mio berwarna biru, singgah di depan pos tersebut.

Saksi mata, Mustamin (45) dan Indra (30) melihat dua pria tak dikenal masuk ke pos sambil membawa bensin di botol plastik. Kedua pria itu lalu menyiram pos dengan bensin dan membakarnya.

Setelah api mulai membesar, kedua pelaku langsung kabur. Sementara itu, kedua saksi berusaha memadamkan api dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Bontoala yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Pos Polantas yang dibakar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berangkat Haji, Ridwan Kamil Pastikan Pelayanan untuk Jemaah Haji Jabar Berjalan Optimal

Berangkat Haji, Ridwan Kamil Pastikan Pelayanan untuk Jemaah Haji Jabar Berjalan Optimal

Regional
Capai Pembangunan Berkelanjutan di Metro, Walkot Wahdi dan ITERA Diskusikan Teknologi Penjernihan Air Sungai

Capai Pembangunan Berkelanjutan di Metro, Walkot Wahdi dan ITERA Diskusikan Teknologi Penjernihan Air Sungai

Regional
SPS Nobatkan Gubernur Syamsuar Jadi Pemimpin Terpopuler 2022 di Media Arus Utama

SPS Nobatkan Gubernur Syamsuar Jadi Pemimpin Terpopuler 2022 di Media Arus Utama

Regional
Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Regional
Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Regional
Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.