Kompas.com - 06/03/2014, 18:29 WIB
Komisi A DPRD Kota Probolinggo mengadvokasi penghulu soal biaya pencatatan akte nikah di luar kantor KUA dan jam dinas. Ahmad FaisolKomisi A DPRD Kota Probolinggo mengadvokasi penghulu soal biaya pencatatan akte nikah di luar kantor KUA dan jam dinas.
|
EditorCaroline Damanik

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Dengan alasan untuk mendukung tugas dan kinerjanya sebagai wakil rakyat, sejumlah anggota DPRD Kota Probolinggo, Jawa Timur, meminta mobil dinas kepada Pemerintah Kota Probolinggo. Sebagian besar anggota dewan mengaku tak bisa melakukan tugas dengan maksimal karena tidak memiliki mobil dinas.

Ketua Fraksi PKNU As’ad Anshari mengatakan, bahkan sebagian dari anggota dewan harus naik becak ke kantor untuk menghadiri rapat fraksi atau rapat dengar pendapat. Saat sidak, mereka juga kerap terlambat karena harus minta diantar oleh anak maupun suaminya. Tak sedikit pula anggota dewan yang naik motor saat ke kantor maupun tatkala melakukan sidak.

Padahal menurut As'ad, dalam peraturan, seluruh anggota dewan juga bisa difasilitasi mobil dinas sebagai kendaraan operasional. Probolinggo, lanjutnya, bisa berkaca ke Malang, Blitar, Surabaya, dan Gresik yang memberikan fasilitas mobil dinas kepada setiap anggota dewannya.

“Banyak teman-teman anggota dewan yang ingin memiliki mobil dinas. Kita tidak menuntut, hanya meminta Pemkot Probolinggo melakukan kajian atas usulan tersebut. Dengan mobil dinas, tugas saya dan teman-teman bisa lebih maksimal,” katanya, Kamis (6/3/2014).

As’ad menambahkan, sebenarnya anggota DPRD memiliki tingkatan yang sama dengan pejabat eselon II. Di Kota Probolinggo, lanjutnya, pejabat eselon II berhak menggunakan mobil dinas Innova. Meski demikian, As'ad mengaku, dia dan rekan-rekannya tidak mengharuskan Innova.

“Teman-teman curhat, ingin dapat mobil satu-satu. Apapun mobilnya, yang penting bisa dipakai. Mobil sisa satuan kerja juga tak masalah. Semua Komisi DPRD Kota Probolinggo sudah memiliki mobil dinas, untuk ketua, wakil ketua dan sekretaris komisi. Ini tinggal sedikit lagi. Untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) teman-teman akan ngisi sendiri. Kalau dari sidak dan kegiatan kedinasan, tentu ada anggaran BBM-nya,” tutur pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi A ini.

Karena jabatannya itu, As'ad sendiri sudah menerima fasilitas mobil dinas Avanza sejak tahun 2009. Menurutnya, pemerintah kota sanggup memenuhi usulan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya kira mampu. Anggaran Pemkot cukup untuk beli mobil satu-satu untuk dewan. Tapi kita tidak minta mobil baru, pokoknya mobil. Entah buatan tahun berapa, yang penting bisa digunakan. Atau begini, satuan kerja perangkat daerah bisa beli mobil baru, nah yang lama bisa digunakan untuk kami,” jawabnya.

Dari pantauan media ini, anggota dewan yang memiliki mobil dinas adalah ketua dewan, dua wakil ketua, tiga ketua komisi, tiga wakil ketua komisi, tiga sekretaris komisi, dan pimpinan alat kelengkapan dewan. Sedangkan jumlah anggota DPRD di Kota Mangga ini sebanyak 30 orang.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa Abd. Aziz meminta Pemkot berkaca pada daerah lain, yang memfasilitasi anggota dewan dengan mobil dinas per orang.

“Faktanya memang begitu di sejumlah daerah. Bahkan di kepulauan dan pegunungan ada yang dipinjami motor. Karena tugas dewan sejatinya 24 jam dengan fungsi contorilling,” ujar Aziz.

Dengan memiliki kendaraan dinas, lanjutnya, dewan berharap terjadi akselerasi serapan aspirasi masyarakat secara investigatif dan advokatif. Kendaraan dinas yang diminta tidak harus mewah, yang penting memadai dan aman.

Anggota Komisi C, Hamid Rusydi, juga sepakat. Menurutnya, mobil dinas untuk menunjang kinerja perlu ditambah.

"Komisi perlu ditambah mobil dinas," kata Hamid, yang kerap datang ke kantor dengan mengendarai motor "matic" ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X