Kompas.com - 04/02/2014, 22:12 WIB
Caleg DPRD Makassar dari partai PKPI, Ahmad Basir dan oknum wartawan majalah Sinar, Dwi Windu ditangkap narkoba. KOMPAS.com/Hendra CiptoCaleg DPRD Makassar dari partai PKPI, Ahmad Basir dan oknum wartawan majalah Sinar, Dwi Windu ditangkap narkoba.
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Setelah menjalani pemeriksaan, urine calon legislator (caleg) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Ahmad Basir Muin (38) dinyatakan positif mengandung narkoba oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri Cabang Makassar.

Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Syamsu Arif yang dikonfirmasi Selasa (4/2/2014) mengatakan, urine Ahmad Basir mengandung metaphetamine atau narkoba jenis sabu. Begitu juga dengan barang bukti tiga sachet serbuk bening yang disita polisi dalam lemari tersangka, dinyatakan sabu.

"Caleg itu sudah mengonsumsi sabu sesuai hasil pemeriksaan laboratorium. Begitu juga tiga sachet serbuk bening yang disita adalah sabu-sabu dalam paket hemat. Hasil pemeriksaan urine dan barang bukti telah kami terima dari Labfor Polri Cabang Makassar," tegasnya.

Dengan begitu, kata Syamsu, tersangka akan dijerat Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Penggunaan Narkotika. Selanjutnya, berkas penyidikan kasus akan diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

"Pekan ini rencananya tersangka langsung dititipkan di Rumah Tahanan Kejaksaan Negeri Makassar," ungkap Syamsu.

Sebelumnya telah diberitakan, Ahmad Basir (38), calon legislatif (caleg) DPRD Makassar dari PKPI nomor urut 10 daerah pemilihan Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea, ditangkap sedang berpesa sabu bersama oknum wartawan majalah Sinar, Dwi Windu (40) di Jalan Inspeksi Kanal Banta-bantaeng, Senin (3/2/2014).

Keduanya ditangkap saat berpesta sabu di dalam kamar kos-kosan tersangka Ahmad Basir. Saat digrebek, polisi menyita sabu-sabu sebanyak tiga sachet yang disimpan di dalam lemari, alat isap sabu (bong), korek gas, pipet dan 8 pembungkus sisa sabu yang diduga habis digunakan tersangka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X