Kompas.com - 29/01/2014, 14:51 WIB
|
EditorKistyarini

MALANG, KOMPAS.com
- Kuasa hukum keempat tersangka, kasus tewasnya Fikri Dolasmantya Surya, mahasiswa baru Jurusan Planologi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, saat mengikuti Orentasi Kemah Bakti Desa (KBD), pada  12 Oktober 2013 lalu, meminta agar polisi tidak melakukan penahanan.

Harapan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum ke empat tersangka, Endarto Budi Walujdo, Rabu (29/1/2014), di Polres Malang, saat mendampingi pemeriksaan dua tersangka.

Dalam pemeriksaan pada dua tersangka itu, Endarto membeberkan, bahwa polisi menanyakan soal prosedur, proposal dan tanggung jawab ketua panitia dan ketua jurusan.

"Masih ada 13 pertanyaan yang diajukan. Totalnya saya belum tahu ada berapa pertanyaan," akunya.

Ditanya apa upaya yang akan dilakukan jika polisi menahan tersangka, Endarto menegaskan, akan mengajukan penangguhan penahanan. "Kita ditahan, kami akan mengajukan penangguhan penahanan. Karena kasus ini bukan kriminal murni. Tidak harus ditahan, walau sudah ditetapkan jadi tersangka," tegasnya.

Terkait dengan bukti yang ditemukan pihak kuasa hukum bahwa korban memiliki riwayat penyakit yang tersembunyi. "Korban sudah diperlakukan secara khusus dibanding peserta yang lainnya. Itu sejak pertama hingga kegiatan berakhir," ungkap Endarto.

Pada kesempatan tersebut Endarto menegaskan, bahwa tidak ada pelecehan seksual, selama pelaksanaan kegiatan itu. "Soal bukti kuat tidaknya, pengadilan yang membuktikannya nanti," katanya.

Sementara itu, dalam kasus Fikri itu, pihak ITN sudah banyak bantu mencarikan fakta. "Apakah betul bersalah atau tidak keempat tersangka itu. Dan pihak orang tua Fikri, sudah mendatangi kampus ITN. Mereka meminta agar kasus Fikri itu dijalankan sesuai proses hukum yang ada. Menghormati proses hukum yang ada," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.