Kompas.com - 08/01/2014, 11:54 WIB
Salah satu korban pesta minuman keras oplosan di Mojokerto, Jawa Timur saat menjalani perawatan di rumah sakit. SURYASalah satu korban pesta minuman keras oplosan di Mojokerto, Jawa Timur saat menjalani perawatan di rumah sakit.
|
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com — Hingga saat ini masih 12 korban pesta minumas keras oplosan saat malam Tahun Baru di Mojokerto yang dirawat secara intensif di rumah sakit.

Menurut data kepolisian, total korban miras oplosan yang sempat dirawat di rumah sakit sebanyak 29 orang. Dari jumlah itu, 17 orang meninggal dunia.

"Korban tewas terakhir bernama Efendi Novianto, warga Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Polisi Awi Setiyono, Rabu (8/1/2014).

Sementara itu, 12 korban masih dirawat intensif di tiga rumah sakit di Mojokerto. Lima orang dirawat di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, tiga orang di RSI Sakinah, dan tiga orang di RS Muhammadiyah Hasanah.

"Satu orang lagi dirujuk ke RSUD Saiful Anwar Malang karena suatu alasan," terang Awi.

Dari enam korban yang dirawat di rumah sakit, kata Awi, satu di antaranya terancam buta permanen akibat terlalu banyak mengonsumsi cairan mengandung metanol.

Dalam kasus ini, sepasang suami istri diduga penjual dan pengoplos miras, yakni Nur Aini dan Roni, warga Balong Rawe Baru, Kelurahan Kadungsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, yang diamankan Polres Mojokerto, Senin (6/1/2014) lalu. Keduanya juga sudah ditetapkan tersangka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X