Kompas.com - 02/01/2014, 16:39 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik, saat berdiskusi di Redaksi Kompas.com , Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Kamis (12/12/2013).  KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik, saat berdiskusi di Redaksi Kompas.com , Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Kamis (12/12/2013).
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum mempertimbangkan penggantian belasan ribu logistik pemilu yang hilang dari gudang logistik KPU Medan, Sumatera Utara. KPU masih berharap barang-barang tersebut masih dapat kembali.

"Mudah-mudahan barangnya bisa dapat," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (2/1/2014).

Husni meminta KPU Medan melaukan koordinasi yang intensif dengan kepolisian setempat agar logistik tersebut dapat ditemukan. Dengan begitu, kata dia, dipastikan tidak perlu ada pengadaan logistik baru.

Mantan Ketua KPU Sumatera Barat itu menuturkan, sebelum mengambil langkah, pihaknya terlebih dulu menghitung kebutuhan logistik di Medan dan kekurangannya. Ia menuturkan, berdasarkan perhitungan itu, baru dapat dicarikan alternatif pengadaan logistiknya.

"Seberapa besar kekurangannya, kemudian nanti dari sejumlah kekurangan itu ada beberapa alternatif tindakan," ujar Husni.

Disampaikannya, beberapa alternatif yang mungkin diambil misalnya meminjam logistik dari daerah terdekat. "Kemudian yang berikutnya langkah yang memungkinkan apabila misalnya tidak tercukupi juga maka bisa saja dilakukan pengadaan," kata Husni.

Untuk diketahui, KPU Medan mengungkapkan 8.000 unit kotak suara dan 9.000 unit bilik suara yang disimpan di gudang raib. Pegawai KPU Medan mengetahui kehilangan tersebut sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (30/12). Hal itu pun dilaporkan kepada kepolisian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekretaris KPU pun melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Polisi mendalami kasus dengan melakukan olah tempat kejadian perkara. Beberapa saksi pun dimintai keterangannya. Perlengkapan itu merupakan kebutuhan Pemilihan Gubernur Sumatra Utara beberapa waktu lalu. Rencananya, alat-alat itu dipakai kembali pada Pemilu 2014.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.