Kompas.com - 23/12/2013, 22:41 WIB
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kaur Bin Ops Polres Tasikmalaya, Iptu Maulana menyatakan, Perusahaan Daerah Usaha Pertambangan (PDUP) Kabupaten Tasikmalaya ditetapkan sebagai salah satu dari enam perusahaan yang diduga telah melegalkan penambangan ilegal pasir besi di pesisir pantai wilayah setempat.

"Sekarang ada enam berkas kasus perusahaan sebagai tersangka illegal mining pasir besi yang telah diserahkan ke kejaksaan, salah satunya keterlibatan PDUP," jelas Maulana kepada sejumlah wartawan, Senin (23/12/2013).

Maulana menjelaskan, selama ini perusahaan daerah ini telah mengeluarkan surat perintah kerja (SPK) ke beberapa pengusaha tambang yang tak memiliki izin usaha pertambangan (IUP). Hal itu berlangsung selama tambang pasir besi masih dibuka dan belum dihentikan seperti sekarang ini.

"Jadi, ada beberapa SPK atau surat perintah untuk menambang pasir besi ke beberapa pengusaha tambang tanpa izin. Hasilnya dijual ke PDUP untuk dijual kembali dengan memakai izin perusahaan ini," ungkap Maulana.

Hal sama diungkapkan Kepala Polres Tasikmalaya AKBP Wijonarko. Penanganan kasus tambang ilegal pasir besi yang melibatkan PDUP pun tengah ditangani pihak Polda Jabar baru-baru ini. Hal itu setelah pihak polda melakukan penyisiran ke lokasi tambang di kawasan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, bersama Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, dua pekan lalu.

"Memang ada kasus tambang pasir besi ilegal yang ada kaitannya dengan PDUP ditangani oleh Polda Jabar baru ini. Kita pun di sini akan meneliti lebih lanjut kasus tambang ilegal ini," singkat dia.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum enggan berkomentar saat dimintai komentar terkait tambang ilegal pasir besi di wilayahnya dan salah satu perusahaan daerahnya. "Kalau mau nanya tentang pasir besi jangan ke saya. Ke pak polisi yang menanganinya, ya," kilah Uu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.