Kompas.com - 16/12/2013, 19:41 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com — Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Jawa Timur, menilai ada upaya pembenturan opini publik dalam pengusutan kasus korupsi biaya nikah yang tengah ditangani kejaksaan dan menyeret seorang tersangka ini. Pembenturan itu adalah upaya pembelokan informasi tentang fokus pengusutan kasus dari berdasarkan sisi perbuatan melawan hukum ke sisi kebiasaan masyarakat.

"Yang kita proses bukan masalah masyarakat memberikan amplop setelah penghulu menikahkan, melainkan masalah perbuatan melawan hukum berupa penetapan patokan biaya nikah," kata Sundaya, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Senin (16/12/2013).

Kejaksaan menganggap, tersangka Romli selaku Kepala KUA Kecamatan Kediri Kota telah menetapkan biaya nikah di luar ketentuan yang ada, yaitu Rp 225.000 untuk biaya nikah yang diselenggarakan di luar kantor KUA, dan Rp 175.000 untuk nikah di dalam KUA.

"Biaya resminya berdasarkan PP 47 Tahun 2004, biaya nikah ditetapkan sebesar Rp 30.000," kata Sundaya.

Meski demikian, Sundaya menambahkan, pembenturan opini itu tidak akan memengaruhi secara yuridis karena langkah hukum berdiri atas fakta-fakta yang ada. Hanya, kata dia, tindak lanjut pengusutan terus dikoordinasikan dengan pimpinannya karena langkah ini telah berdampak luas di masyarakat.

Hingga saat ini, kata Sundaya, pengusutan masih terus berjalan dan persidangan terhadap tersangka Romli sudah berlangsung di Pengadilan Tipikor Surabaya. Selama persidangan itu, kata dia, sudah ada 21 saksi yang memberikan keterangan. "Besok, Kamis, 19 Desember, persidangan memasuki putusan sela," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, pengusutan kasus biaya nikah di Kota Kediri ini memantik respons dari petugas pernikahan yang ada di beberapa daerah. Bahkan, sejumlah KUA di Jawa Timur membatasi bahwa pelayanan pernikahan hanya di kantor KUA dan hanya pada jam kerja.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.