Kompas.com - 12/12/2013, 18:28 WIB
Sejumlah jeep mengantar wisatawan di kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, Sabtu (17/12/2011). Setelah sempat sepi wisatawan selama kurang lebih 6 bulan akibat erupsi Gunung Bromo, Pariwisata di kawasan ini kembali hidup. Untuk menyewa jeep wisatawan harus mengeluarkan biaya Rp 450.000. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESSejumlah jeep mengantar wisatawan di kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, Sabtu (17/12/2011). Setelah sempat sepi wisatawan selama kurang lebih 6 bulan akibat erupsi Gunung Bromo, Pariwisata di kawasan ini kembali hidup. Untuk menyewa jeep wisatawan harus mengeluarkan biaya Rp 450.000.
|
EditorKistyarini

PROBOLINGGO, KOMPAS.com — Akibat longsornya bukit di Dusun Jurong Jontro, Desa Wonokerto Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang merupakan jalur ke Gunung Bromo, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko melarang kepala satuan kerja atau pejabat ke luar kota dan bersikap siaga.

"Sehingga saat terjadi bencana yang lain, semua sudah siap untuk evakuasi. Kepala satker kami minta tidak ke luar kota," katanya, Kamis (12/12/2013).

Sementara itu, rehabilitasi pascalongsor sudah mulai dilakukan. Kepala Badan Pelaksana BPBD Dwi Joko Nur Jayadi mengatakan, semua satuan kerja sudah mulai menyusun rencana aksi.

Untuk rehabilitasi di Desa Wonokerto, sudah mulai dibangun Tebing Penahan Tanah (TPT) di sekitar bukit yang longsor. "Sudah mulai dibuat TPT agar tidak terjadi longsor lagi," katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana longsor lain, lanjut Joko, pihaknya sudah meminta camat agar melakukan pemantauan terhadap kades dan melaporkan dua kali dalam sehari, baik ada bencana maupun tidak. Sehingga, begitu ada tanda-tanda bisa langsung bereaksi cepat.

Selain itu, sejak terjadi longsor beberapa waktu lalu, tidak semua kendaraan boleh melintas di jalan menuju Gunung Bromo itu. "Maksimal tonasinya seberat 2 ton. Selebihnya sudah tidak boleh," katanya.

Untuk kendaraan massal, hanya jenis kendaraan bison yang diperbolehkan. Sementara untuk kendaraan angkut hanya pikap. "Selain itu, tidak boleh, termasuk minibus dan tak boleh," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas bagaimana jika ada minibus yang mengangkut wisatawan? "Harus diimbal (diangkut sedikit demi sedikit) menggunakan bison. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi keretakan tanah. Kalau terus dibiarkan, maka tanah akan retak. Dan, sangat mungkin terjadi longsor lagi," terangnya.

Tidak hanya di Kecamatan Sukapura, BPBD juga menginstruksikan kepada seluruh camat agar selalu memantau perkembangan di daerah masing-masing. Soal persiapan pemerintah, jika terjadi bencana yang lebih besar, BPBD menyatakan sudah melakukan pemetaan.

Pemetaan tersebut berkaitan dengan infrastruktur yang dimiliki Pemkab untuk mengevakuasi. Untuk kondisi alat berat, Pemkab Probolinggo menyiapkan tiga ekskavator dan satu loader.

Untuk bencana yang menyebabkan korban, lanjut Dwi Joko, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar menyiapkan tim kesehatan di setiap kecamatan. "Dinkes sudah siap. Tiap kecamatan ada satu dokter dan enam paramedis yang siap 24 jam," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.