MK Tolak Gugatan Sengketa Pemilu Bupati Mimika

Kompas.com - 06/12/2013, 03:24 WIB
Pelaksanaan Deklarasi Pemilukada Damai Kabupaten Mimika yang digelar KPUD Mimika di Ruang Cenderawasih, Resto 66 Timika. Kegiatan ini dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian, Kapolres Mimika serta Dandim 1710 Mimika. Alfian KartonoPelaksanaan Deklarasi Pemilukada Damai Kabupaten Mimika yang digelar KPUD Mimika di Ruang Cenderawasih, Resto 66 Timika. Kegiatan ini dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian, Kapolres Mimika serta Dandim 1710 Mimika.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
TIMIKA, KOMPAS.com – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak gugatan tiga pasangan kandidat Bupati dan Wakil Bupati Mimika terkait sengketa hasil pemilu kepala daerah Kabupaten Mimika, Papua. Gugatan ditolak pada Kamis (5/12/2013).

Laman mahkamahkonstitusi.go.id menyatakan, sidang pleno sengketa ini diikuti tujuh hakim konstitusi. Sidang dipimpin Ketua MK Hamdan Zoelva. Tiga putusan dikeluarkan dari sidang itu.

Ketiga putusan MK tersebut masing-masing bernomor putusan 178/PHPU.D-XI/2013, 176/PHPU.D-XI/2013, dan 177/PHPU.D-XI/2013. Masing-masing menyatakan menolak semua gugatan yang diajukan oleh pasangan Athanasius Allo Rafra dan Titus Natkime, Yoseph Yopi Kilangin dan H Andi Tajerimin, serta Pieter Yan Magal dan Philipus Wakerkwa.

Gugatan yang diajukan tiga pasangan kandidat dalam Pemilu Bupati Mimika tersebut mempersoalkan ketidaknetralan penyelenggara pemilu, lonjakan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Bupati Mimika, perubahan denah tempat pemungutan suara, serta indikasi permainan uang dan suara.

Dalam putusan MK, sebagian besar hakim menyatakan bukti yang diajukan penggugat tidak cukup kuat. Sebelumnya, ada empat pasang kandidat bupati Mimika yang mengajukan gugatan ke MK, tetapi belakangan pasangan Agustinus Anggaibak dan La Sarudi menarik gugatan.

Dengan keluarnya putusan MK terkait gugatan sengketa hasil Pemilu Bupati Mimika ini, KPU Mimika tinggal menunggu putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait hajatan pemilu kepala daerah tersebut. Dugaan pelanggaran kode etik dilaporkan oleh sembilan pasangan kandidat Pemilu Bupati Mimika ke DKPP, dengan tergugat adalah KPU Mimika, PPD Mimika Baru, dan Panwaslu Mimika.

Pemungutan suara Pemilu Bupati Mimika dilaksanakan pada Kamis (10/10/2013) dengan diikuti 11 pasangan kandidat. Rapat pleno KPU Mimika, Rabu (30/10/2013), memutuskan dua pasangan kandidat dengan suara tertinggi akan maju dalam pilkada putaran kedua, karena tak satu pun pasangan meraup suara minimal 30 persen suara.

Dua pasangan yang dinyatakan maju ke putaran kedua adalah Abdul Muis dan Hans Magal (AMAN) yang mendapatkan 45.287 suara (25,10 persen) serta pasangan Eltinus Omaleng dan Yohanis Bassang (OMBAS) dengan 39.611 suara atau sekitar 21,95 persen suara. Pemungutan suara mendapatkan 180.441 suara sah dari total pemilih yang terdaftar tercatat 223.409 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, Tapi...

Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, Tapi...

Regional
Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Regional
Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Regional
'Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua'

"Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua"

Regional
Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Regional
Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep hanya Bertiga datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep hanya Bertiga datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Regional
Pemda DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Pemda DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Regional
Tekan Penyebaran Covid-19,  Ada Tim Pemburu Warga Tak Bermasker di Tasikmalaya

Tekan Penyebaran Covid-19, Ada Tim Pemburu Warga Tak Bermasker di Tasikmalaya

Regional
Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2020

Regional
Cerita Parti Liyani TKI asal Nganjuk yang Menang atas Tuduhan Pencurian dari Bos Singapura

Cerita Parti Liyani TKI asal Nganjuk yang Menang atas Tuduhan Pencurian dari Bos Singapura

Regional
Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi: Kami Lillahi Ta'ala Mengabdi...

Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi: Kami Lillahi Ta'ala Mengabdi...

Regional
PDI-P Targetkan 92 Persen Suara di Pilkada Solo, Harap Parpol Pendukung Beri Kontribusi Riil

PDI-P Targetkan 92 Persen Suara di Pilkada Solo, Harap Parpol Pendukung Beri Kontribusi Riil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X