Di Samarinda, Operasi Balik "Perawan" Hanya Rp 18 Juta

Kompas.com - 04/12/2013, 18:22 WIB
Ilustrasi keperawanan foterIlustrasi keperawanan
|
EditorFarid Assifa

SAMARINDA, KOMPAS.com — Operasi vaginoplasty atau operasi estetika untuk mengembalikan bentuk vagina dan sekitarnya menjadi kembali "perawan" ternyata marak dilakukan di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Operasi tersebut banyak diminati para ibu rumah tangga dengan tujuan proses berhubungan suami istri kembali nyaman seperti saat pertama.

Ketua Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Kaltim, dokter Syafardi, menjelaskan, operasi vaginoplasty adalah operasi mengecilkan atau menyempitkan jalan lahir. Seiring perkembangan zaman, operasi vaginoplasty banyak digunakan saat melakukan operasi estetika guna mengembalikan bentuk vagina ke bentuk semula.

“Pasca-melahirkan anak, terkadang ibu rumah tangga merasa tidak percaya diri dengan kondisi fisiknya. Saat melakukan hubungan suami istri mereka merasa bentuk organ intimnya lebih melebar atau longgar. Ketakutan yang timbul bisa mengganggu keharmonisan sebuah rumah tangga sehingga menimbulkaan niat operasi vaginoplasty,” jelasnya, Rabu (4/12/2013).

Syafardi mengaku sudah belasan kali mengoperasi untuk mengembalikan keperawanan para ibu rumah tangga. Sebagian pasiennya berusia antara 30 hingga 45 tahun. Tempat operasi bisa di semua rumah sakit, asalkan ada dokter spesialis yang bersedia mengoperasi.

“Selama ini, saya baru mengoperasi belasan pasien. Kasusnya sama, rata-rata mereka beralasan ketidaknyamanan saat berhubungan intim dengan suami. Mereka tidak percaya diri sehingga nekat menjalani operasi vaginoplasty,” lanjutnya.

Terkait biaya, dokter spesialis kandungan itu menyebutkan nominal terendah sekitar Rp 18 juta. Meski terbilang murah, kualitas hasilnya sama dengan operasi yang harganya puluhan juta rupiah.

“Di Kaltim, tepatnya di Samarinda, Rp 18 juta sudah bisa operasi vaginoplasty. Kalau di Surabaya mungkin harganya bisa puluhan juta, tapi hasilnya sama saja. Bedanya mungkin peralatan lebih canggih dan dilakukan di rumah sakit terkemuka,” ungkapnya.

Untuk selaput dara, Syafardi menjelaskan, tidak perlu menggunakan selaput dara buatan. Menurutnya, jika mau menambahkan selaput dara buatan, bisa saja, tetapi hasilnya sama. Yang membedakan hanya selaput dara yang baru tersebut.

“Vaginoplasty sudah menyempitkan dan mengembalikan vagina ke bentuk semula. Tidak perlu menggunakan selaput dara buatan lagi. Tetapi kalau mau, ya, tidak masalah,” tutupnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X