Tukang Ojek Jual Motor Curian ke Timor Leste Seharga Rp 6 Juta

Kompas.com - 16/11/2013, 05:19 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KEFAMENANU, KOMPAS.com — Sepeda motor hasil curian di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, ternyata dijual ke Timor Leste seharga Rp 6 juta. Pencurian terjadi pada 24 Oktober 2013, dan pelaku tertangkap setelah korban melihatnya di pasar.

Motor yang dicuri itu adalah Honda Revo bernomor polisi DH 6153 DD milik Yulius Makleat (24), warga Kelurahan Benpasi, Kefamenanu. Sementara itu, pencuri motor tersebut adalah ML (32), tukang ojek warga Tualeu, Kecamatan Insana Tengah, TTU.

ML mengakui perbuatannya saat diperiksa secara intensif di Polres TTU, Jumat (15/11/2013). "Pelaku menjual motor itu ke Timor Leste, melalui jalur Motaain, Kabupaten Belu," kata Kepala Polres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha, Jumat.

Uang hasil penjualan tersebut dipakai untuk membeli motor Honda Beat dengan cara kredit. Polisi mengatakan, polisi masih mendalami kasus tersebut karena diduga dia adalah anggota jaringan pencuri kendaraan bermotor untuk dijual ke Timor Leste.

Suparwitha mengatakan, dari pemeriksaan diketahui bahwa ML, yang sudah berniat jahat, bertemu dengan Makleat yang bekerja sebagai tukang ojek, di Terminal Kota Kefamenanu. ML meminta diantar ke rumahnya dengan ongkos ojek yang disepakati.

Anehnya, pelaku justru mengambil posisi sebagai pengendara sepeda motor. kata AKBP Suparwitha mengatakan, di tengah perjalanan, tepatnya di pertigaan Desa Sekon, pelaku menjatuhkan kantong kresek yang sengaja dia bawa.

Pelaku lalu meminta korban turun dari motor untuk ambil kresek. Saat Makleat turun mengambil kresek itu, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor tersebut.

Setelah motor dibawa kabur, Makleat langsung melaporkannya ke kepolisian. Pencarian pada saat itu tak membuahkan hasil. "Syukurlah tak berselang lama, pelaku ditangkap sendiri oleh korban di Pasar Maubesi," ujar Suparwitha.

Diberitakan sebelumnya, ML nyaris dihakimi massa pada Kamis (14/11/2013), setelah tepergok oleh Makleat di Pasar Maubesi saat hendak berbelanja. Makleat pun menghadang ML dan meminta sepeda motor yang beberapa waktu sebelumnya dilarikan oleh ML. 

Sempat terjadi adu mulut yang menarik perhatian massa di antara kedua orang tersebut. Penghakiman massa kepada ML bisa dicegah karena kehadiran beberapa perangkat desa di pasar itu, yang langsung membawa ML ke kantor desa. ML diserahkan ke Polsek Insana setelah kepala desa menelepon ke kantor polisi tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Tertua di Indonesia Sembuh, Kuncinya Disiplin

Pasien Covid-19 Tertua di Indonesia Sembuh, Kuncinya Disiplin

Regional
Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Covid-19, Bagaimana Bisa?

Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Covid-19, Bagaimana Bisa?

Regional
Kisruh Bantuan Mobil PCR, Saling Klaim dan Amukan Risma, Ini Akhir Ceritanya

Kisruh Bantuan Mobil PCR, Saling Klaim dan Amukan Risma, Ini Akhir Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wali Kota Risma Tersulut Emosi | Kerangka Diduga Berusia Ratusan Tahun

[POPULER NUSANTARA] Wali Kota Risma Tersulut Emosi | Kerangka Diduga Berusia Ratusan Tahun

Regional
Saat Dosen Unpad Masuk Data Penerima Dana Bansos Rp 600 Ribu Per Bulan: Bingung Bantuan Apa Ini?

Saat Dosen Unpad Masuk Data Penerima Dana Bansos Rp 600 Ribu Per Bulan: Bingung Bantuan Apa Ini?

Regional
Polisi Pukul Pakai Rotan Warga Tak Bermasker, Tetap Diproses Hukum Meski Ada Masyarakat yang Mendukung

Polisi Pukul Pakai Rotan Warga Tak Bermasker, Tetap Diproses Hukum Meski Ada Masyarakat yang Mendukung

Regional
Detik-detik Satpam Tewas Dibunuh Maling, Berawal Saat Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Detik-detik Satpam Tewas Dibunuh Maling, Berawal Saat Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Regional
Jejak Kasus Pecatan TNI Ruslan Buton, Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan La Gode

Jejak Kasus Pecatan TNI Ruslan Buton, Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan La Gode

Regional
Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Regional
Tentang New Normal di DIY, Sri Sultan: Jangan tergesa-gesa

Tentang New Normal di DIY, Sri Sultan: Jangan tergesa-gesa

Regional
Kota Bandung Kini Terapkan PSBB Proporsional

Kota Bandung Kini Terapkan PSBB Proporsional

Regional
7 Pohon Tumbang Diterjang Angin Puting Beliung di Sukabumi, 1 Mobil dan Puluhan Rumah Rusak

7 Pohon Tumbang Diterjang Angin Puting Beliung di Sukabumi, 1 Mobil dan Puluhan Rumah Rusak

Regional
Pekan Depan, Keluar Masuk NTB Wajib Bawa Surat Bebas Corona

Pekan Depan, Keluar Masuk NTB Wajib Bawa Surat Bebas Corona

Regional
Sabtu, 2 Unit Mobil PCR Dijadwalkan Siaga di Surabaya, Ini Lokasinya

Sabtu, 2 Unit Mobil PCR Dijadwalkan Siaga di Surabaya, Ini Lokasinya

Regional
Diduga Rem Blong Saat Turunan Tajam, Truk Sayur Terguling dan Terjun ke Jurang 10 Meter

Diduga Rem Blong Saat Turunan Tajam, Truk Sayur Terguling dan Terjun ke Jurang 10 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X