Cegah Tawuran, Polisi Manado Razia Rumah Warga

Kompas.com - 12/11/2013, 21:15 WIB
Beberapa anak panah wayer yang disita polisi ketika melakukan razia di Kota Manado. Kompas.com/Ronny Adolof BuolBeberapa anak panah wayer yang disita polisi ketika melakukan razia di Kota Manado.
|
EditorFarid Assifa

MANADO, KOMPAS.com - Tim gabungan dari Polda Sulawesi Utara dan Polresta Manado yang didukung oleh Polsek Wenang melakukan razia ke rumah-rumah warga di Kelurahan Mahakeret, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Selasa (12/11/2013). Razia itu dilakukan karena maraknya perkelahian antarkampung di daerah itu.

Dalam razia tersebut polisi menemukan puluhan anak panah wayer, tombak tajam, parang yang panjangnya mencapai tiga meter serta senapan angin. Panah wayer merupakan anak panah yang terbuat dari besi dengan satu ujungnya runcing dan ujung lainnya diberi rumbaian tali plastik sebagai pengendali. Panah wayer ditembakkan ke sasaran dengan pelontar ketapel.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Sunarto yang mempimpin razia mengatakan bahwa Kelurahan Mahakeret merupakan salah satu daerah yang rawan tawuran antarkampung. "Daerah ini sering terjadi perkelahian. Kalau tidak ada polisi, pasti terjadi tarkam (tawuran antarkampung, red)," ujar Sunarto.

Sunarto juga mengharapkan partisipasi aktif warga di Kelurahan Mahakeret untuk ikut terlibat menjaga keamanan dan ketertiban. Dia berharap agar situasi di Mahakeret tidak dimanfaatkan oleh orang luar yang akan terus berusaha memperkeruh suasana, sehingga daerah itu tidak pernah aman.

Warga yang berada di Mahakeret menyambut dengan gembira razia tersebut. Sebab menurut mereka, warga sudah lama resah dengan ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh tawuran ini.

"Setiap ada kejadian, pasti ada panah wayer yang dilesatkan oleh mereka. Beberapa hari lalu, ada seorang ibu yang kakinya tertancap panah wayer. Kami semua sudah khawatir dengan situasi ini," ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Sebagaimana yang sering diberitakan, beberapa kejadian tawuran di Kota Manado dengan menggunakan senjata tajam dan panah wayer sering terjadi di Mahakeret. Beberapa kasus bahkan mengakibatkan korban tewas. Kejadian-kejadian tersebut membuat Kota Manado terasa sedikit terganggu keamanannya, apalagi di malam hari. Beberapa warga yang ditemui mengaku takut keluar malam.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI AD Minta Teknisi Rusia Teliti Penyebab Helikopter Jatuh di Kendal

TNI AD Minta Teknisi Rusia Teliti Penyebab Helikopter Jatuh di Kendal

Regional
Gugur Dalam Kecelakaan Helikopter, Keluarga Kenang Perjuangan Kapten Fredy untuk Jadi Tentara

Gugur Dalam Kecelakaan Helikopter, Keluarga Kenang Perjuangan Kapten Fredy untuk Jadi Tentara

Regional
Anak Gadisnya Tewas Bunuh Diri, Penjual Bakso Hampir Akhiri Hidup dengan Pisau

Anak Gadisnya Tewas Bunuh Diri, Penjual Bakso Hampir Akhiri Hidup dengan Pisau

Regional
Sebelum Tumbang di Tangan Algojo Cambuk, Pria Ini Ditangkap Berzina di Bengkel

Sebelum Tumbang di Tangan Algojo Cambuk, Pria Ini Ditangkap Berzina di Bengkel

Regional
Direstui Presiden, Gedung RSUD Soekarno yang Mangkrak 9 Tahun Dibangun Kembali

Direstui Presiden, Gedung RSUD Soekarno yang Mangkrak 9 Tahun Dibangun Kembali

Regional
Kronologi Kakak Dibakar Adik gara-gara Tak Beri Uang, Disiram Bensin Saat Rebahan di Sofa

Kronologi Kakak Dibakar Adik gara-gara Tak Beri Uang, Disiram Bensin Saat Rebahan di Sofa

Regional
Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

Regional
Hendak Bepergian dengan Pesawat, Keluarga Gubernur Babel Tes Swab, Anak Bungsu Positif Corona

Hendak Bepergian dengan Pesawat, Keluarga Gubernur Babel Tes Swab, Anak Bungsu Positif Corona

Regional
Siswi SMK di Gresik Tewas Gantung Diri, Polisi: Berencana Nikah Usai Lebaran

Siswi SMK di Gresik Tewas Gantung Diri, Polisi: Berencana Nikah Usai Lebaran

Regional
Warga yang Bawa Kabur 'Cool Box' Sampel Swab Ditangkap, Polisi: Dia Pikir Milik Jenazah PDP

Warga yang Bawa Kabur "Cool Box" Sampel Swab Ditangkap, Polisi: Dia Pikir Milik Jenazah PDP

Regional
Viral Status Teman Tuli Saat Tarik Tabungan di Bank: Teler Berbicara Satpam Menuliskannya Untukku

Viral Status Teman Tuli Saat Tarik Tabungan di Bank: Teler Berbicara Satpam Menuliskannya Untukku

Regional
 Detik-detik Adik Bakar Kakak Kandung karena Tak Diberi Uang

Detik-detik Adik Bakar Kakak Kandung karena Tak Diberi Uang

Regional
Balikpapan Dibebani Kasus Impor Covid-19 dari Jawa dan Sulawesi

Balikpapan Dibebani Kasus Impor Covid-19 dari Jawa dan Sulawesi

Regional
Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

Regional
Kronologi Satpol PP Bacok PNS karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal

Kronologi Satpol PP Bacok PNS karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X