Tak Nafkahi Anak Hasil Nikah Siri, Pejabat Bengkulu Dilaporkan

Kompas.com - 29/10/2013, 20:41 WIB
Ilustrasi www.dreamstime.comIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

BENGKULU, KOMPAS.com - Salah seorang pejabat eselon II yang juga kepala dinas di Pemerintah Provinsi Bengkulu berinisial MA dilaporkan ke Polda Bengkulu oleh kedua anak hasil pernikahan sirinya dengan wanita lain, SP (17) dan PY (13). MA diadukan karena tidak memberi nafkah kepada kedua anak siri itu sejak enam bulan terakhir.

"Ayah sudah enam bulan tak memberikan nafkah kepada kami, entah kenapa padahal sejak 18 tahun ayah menikah dengan ibu secara siri, ayah selalu memberikan kami nafkah," kata SP, Selasa (29/10/2013).

Ia melanjutkan, selama ini ayahnya yang juga pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu itu telah menikahi ibunya bernisial Ji (43) secara diam-diam, mengingat status ayah sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang dilarang poligami.

Awalnya, SP dan PY enggan melaporkan tindakan ayahnya itu ke polisi. Namun, berulang kali PS dan SP meminta ayahnya agar memberi nafkah kepada mereka dan ibunya, JI, permintaan itu tidak pernah digubris.

"Karena tidak pernah digubris, maka terpaksa saya laporkan ayah ke polisi karena kami juga masih merupakan tanggung jawab ayah," kata SP.

Sementara itu kepolisian setempat belum bersedia menerima laporan tersebut karena polisi lebih menekankan penyelesaian masalah itu dengan jalan kekeluargaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Regional
Seorang Operator 'Backhoe' Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Seorang Operator "Backhoe" Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Regional
4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

Regional
Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Regional
Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Regional
Atap Gedung SDN di Jember Ambruk, 20 Tahun Tak Pernah Direnovasi, Usul Pebaikan Tak Ditanggapi

Atap Gedung SDN di Jember Ambruk, 20 Tahun Tak Pernah Direnovasi, Usul Pebaikan Tak Ditanggapi

Regional
Bupati Jember Sanksi Tiga Camat yang Tak Netral

Bupati Jember Sanksi Tiga Camat yang Tak Netral

Regional
Wisatawan Diimbau Tidak Datang ke Kota Bandung yang Zona Merah

Wisatawan Diimbau Tidak Datang ke Kota Bandung yang Zona Merah

Regional
Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Regional
'Semua Rumah Sakit di Surabaya Penuh Saat Dokter Sardjono Akan Dirujuk'

"Semua Rumah Sakit di Surabaya Penuh Saat Dokter Sardjono Akan Dirujuk"

Regional
Nico, Siswa SD yang Sekolah Sambil Jualan Es Kucir, Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Nico, Siswa SD yang Sekolah Sambil Jualan Es Kucir, Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Regional
Harga Gabah Anjlok Selama Pandemi, Petani di Polman Sampai Jual Emas untuk Modal Bertani

Harga Gabah Anjlok Selama Pandemi, Petani di Polman Sampai Jual Emas untuk Modal Bertani

Regional
Diiming-imingi Ponsel, 19 Anak Laki-laki Dicabuli Perangkat Desa, Pelaku Disembunyikan Penjaga Kebun

Diiming-imingi Ponsel, 19 Anak Laki-laki Dicabuli Perangkat Desa, Pelaku Disembunyikan Penjaga Kebun

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19, Berpulang Setelah Sehari Masuk Rumah Sakit

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19, Berpulang Setelah Sehari Masuk Rumah Sakit

Regional
Tak Diberi Pulsa Rp 100.000, Pemuda Ini Sebar Foto Bugil Pacar di Medsos

Tak Diberi Pulsa Rp 100.000, Pemuda Ini Sebar Foto Bugil Pacar di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X