Kompas.com - 12/10/2013, 12:15 WIB
Seorang anak mencoba membuka jendela kereta ekonomi Kertajaya, tujuan Stasiun Pasar Turi, Surabaya, saat mudik bersama keluarga dari Stasiun Senen, Jakarta, Sabtu (11/8/2012).  TRIBUNNEWS/DANY PERMANASeorang anak mencoba membuka jendela kereta ekonomi Kertajaya, tujuan Stasiun Pasar Turi, Surabaya, saat mudik bersama keluarga dari Stasiun Senen, Jakarta, Sabtu (11/8/2012).
|
EditorCaroline Damanik

JEMBER, KOMPAS.com — Dalam rangka libur panjang hari raya Idul Adha, jumlah penumpang kereta api di Jember, Jawa Timur, dilaporkan mengalami kenaikan hingga 40 persen. Kenaikan signifikan tampak di pengguna kereta api kelas ekonomi.

"Kenaikan penumpang itu sudah mulai terlihat sejak kemarin," ujar Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Daerah Operasional IX Jember Suprapto, Sabtu (12/10/13).

Di kelas ekonomi, hingga Jumat kemarin, pengguna jasa kereta api sudah mencapai 1.800 orang. Padahal, pada hari biasa, jumlah penumpang berkisar di angka 1.000 orang saja.

"Sementara itu, untuk kelas eksekutif, ada kenaikan penumpang sekitar 300 penumpang. Pada hari biasa, penumpangnya hanya 400 orang, namun kemarin naik jadi 700 orang," katanya.

Dia menambahkan, untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah penumpang, PT KAI Daop IX Jember telah menyiapkan enam rangkaian gerbong kereta cadangan.

"Tambahan itu akan kami sesuaikan dengan jumlah penumpang di masing- masing kereta," tuturnya.

Salah satu penumpang yang khusus memanfaatkan libur panjang dengan menggunakan kereta api adalah Narto. Dia menggunakan Kereta Api Sri Tanjung untuk berlibur ke kampung halamannya di Sragen.

"Saya sekeluarga sengaja memilih berlibur ke kampung halaman karena kangen orangtua dan saudara di sana," katanya saat ditemui di Stasiun Jember, Sabtu.

Narto mengaku sengaja memilih kereta ekonomi karena fasilitas serta pelayanannya sudah berubah.

"Sekarang kan sudah tidak ada lagi penumpang berdiri, apalagi fasilitasnya ada AC-nya," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.