Soekarwo dan Khofifah Hadiri Sidang Putusan Pilgub Jatim di MK

Kompas.com - 07/10/2013, 15:55 WIB
Khofifah Indar Parwansa (tengah) didampingi kuasa hukumnya, Otto Hasibuan (kanan), menggugat Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur ke Mahkamah Konstitusi terkait indikasi kecurangan pada Pemilihan Gubernur Jatim, Rabu (11/9/2013). KOMPAS.com/Rahmat FiansyahKhofifah Indar Parwansa (tengah) didampingi kuasa hukumnya, Otto Hasibuan (kanan), menggugat Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur ke Mahkamah Konstitusi terkait indikasi kecurangan pada Pemilihan Gubernur Jatim, Rabu (11/9/2013).
Penulis Sandro Gatra
|
EditorFarid Assifa


JAKARTA, KOMPAS.com
- Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan calon Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri sidang putusan perkara perselisihan hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (7/10/2013 ) sore.

Sidang itu dihadiri juga ratusan pendukung dari masing-masing pihak. Lantaran tidak tertampung di dalam ruang sidang, para pendukung sebagian menunggu di depan ruang sidang.

Gugatan itu diajukan oleh pasangan Khofifah dan pasangannya, Herman Sumawiredja (Berkah). Pihak Berkah menuding telah terjadi pelanggaran sistematis, terstruktur, dan masif selama pelaksanaan Pilgub Jatim. Pelanggaran yang dituduhkan, antara lain penggelembungan suara oleh pasangan nomor urut 1 Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa), dan pengurangan jumlah perolehan suara pemohon, tidak diikutsertakan pemohon sebagai pasangan calon yang memenuhi syarat oleh KPU Provinsi Jatim.

Pelanggaran lainnya, menurut Berkah, tidak disosialisasikannya nama pemohon sebagai pasangan calon oleh KPU Jatim, tidak dicetak ulangnya Formulir C dan D setelah penetapan pemohon sebagai pasangan calon oleh KPU, pencetakan surat suara lebih sebanyak 11 persen, penggunaan APBD oleh pasangan Karsa, dan adanya keterlibatan PNS dalam kegiatan kampanye.

Sidang kali ini adalah sidang putusan pertama pascaterungkapnya kasus dugaan suap Ketua MK Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pekan lalu. Akil disangka menerima suap terkait penanganan sengketa Pilkada di Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan di Kabupaten Lebak, Banten.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X