Kompas.com - 03/10/2013, 15:06 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorGlori K. Wadrianto
KOLAKA, KOMPAS.com - Pelaku penganiayaan mahasiswi Akademi Kebindanan Kolaka Sulawesi Tenggara yang tidak lain adalah anggota polisi di Resor Kolaka, hingga kini masih belum juga di penjara.

Padahal oknum polisi yang memukul hingga gigi korban patah itu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh unit serse kriminal Polres Kolaka beberapa pekan yang lalu.

Pihak Polres Kolaka pun menganggap hal ini wajar dengan tolak ukur tersangka, Briptu Grefel Humbang Siregar, masih koperatif ketika dibutuhkan dalam tahap penyelidikan.

Kepala bagian Humas Polres Kolaka, Ajun Komisaris Polisi Nazaruddin mengungkapkan bahwa selama masalah ini bergulir, Grefel sangat koperatif dalam setiap pemanggilan.

“Jadi perlu saya luruskan bahwa memang ada kriteria mengapa seseorang yang berstatus tersangka itu tidak ditahan. Di antara kriteria itu adalah membuat pengakuan tidak akan melarikan diri, dan masih koperatif setiap dipanggil akan diperiksa. Ini berlaku terhadap semua warga Negara Indonesia, bukan pada oknum polisi saja,” kata dia, Kamis (3/10/2013).

Nazaruddin juga menambahkan, sebenarnya Grefel terancam dua hal yang berbeda. “Pertama berkasnya tetap diproses di unit propam dengan melanggar kedisiplinan anggota Polisi. Kedua oknum Polisi ini juga tersangka dalam kasus pidana umum. Dua berkas ini terbilang berat karena sangat banyak ancaman yang bisa menimpa oknum Polisi tersebut,” tambahnya.

Selanjutnya, polisi menegaskan bahwa apabila oknum polisi yang tengah berperkara itu melarikan diri, maka sudah menjadi tanggung jawab dari kepolisian. “Saya tekankan sekali lagi kalau Polisi tidak akan tebang pilih dalam penanganan kasus. Apapun jenis kasusnya,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, keluarga korban, EN (23) merasa kecewa dengan tidak ditahannya oknum polisi tersebut. EN sendiri menderita luka lebam dan muksa bengkak serta dua giginya tanggal akibat hantaman Grefel.

Kejadinan ini berlangsung beberapa pekan yang lalu di sekitar kawasan Polres Kolaka. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.