Dituding Ingkar Janji, Wali Kota Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 01/10/2013, 19:57 WIB
|
EditorFarid Assifa
BENGKULU, KOMPAS.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Peduli Hukum Bengkulu (LPHB) melaporkan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan ke Kepolisian Daerah Bengkulu, Selasa (1/10/2013) dengan dugaan pembohongan publik. Helmi dituding mengingkari beberapa janji kampanye pada pemilihan kepala daerah.

"Kedatangan kami ke Polda Bengkulu adalah melaporkan sekaligus bentuk menagih janji wali kota terpilih atas beberapa janji beliau saat kampanye yang hingga hari ini tak dipenuhi. Hal tersebut adalah bentuk pembohongan publik untuk mencapai tujuan," kata perwakilan LPHB, Tarmizi Gumay.

Ia melanjutkan, ada beberapa janji yang disampaikan wali kota terpilih hingga hari ini tidak terpenuhi, di antaranya program satu miliar satu kelurahan (samisake) yang pada kenyataannya tidak dialokasikan secara penuh di anggaran pendapatan belanja daerah.

"Tidak semua kelurahan dapat satu miliar, sementara janjinya dulu kalau terpilih maka setiap kelurahan dapat dana satu miliar untuk kepentingan masyarakat," tambahnya.

Kemudian, Helmi berjanji membangun tanpa merusak. Menurut Tarmizi, relokasi pasar subuh adalah contoh dimana pedagang dipaksa pindah dengan menggunakan kekuatan aparat kemanan. Janji fasilitas listrik yang baik, jalan bagus, serta pembukaan lapangan kerja sebanyak 50 ribu tenaga kerja, menurut Helmi, juga tak ditepati. Janji tersebut hingga kini tak kunjung direalisasikan. Sementara pengangguran masih tetap banyak dan lapangan pekerjaan tidak ada.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Dedi Irianto mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut. "Kita akan melakuka penyelidikan atas kebenaran laporan tersebut secara hati-hati. Pada prinsipnya laporan tersebut kita terima," kata Dedi.

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan ketika dimintai konfirmasi atas laporan tersebut hingga berita ini diturunkan enggan berkomentar. Beberapa kali Kompas.com mengirim pesan singkat ke telepon seluler, namun tak dibalas. Demikian pula ketika ditelepon tak kunjung diangkat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X